Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
De Gadjah Ungkap Penyebab dan Solusi Gepeng di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Made Muliawan Arya alias De Gadjah menghadiri pertemuan dengan pendukung dan relawan di Banjar Tumbu Kaler, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Kamis (3/10/2024).
Ketua Gerindra Bali itu memiliki sejumlah program untuk Karangasem jika diberikan kesempatan untuk memimpin Bali kedepannya.
Beberapa program yang khusus dirancang untuk Gumi Lahar seperti menuntaskan proyek air Telaga Waja agar bisa dinikmati oleh seluruh warga Karangasem utamanya yang masih kesulitan terjangkau air bersih.
"Masih banyak warga Karangasem yang belum tersentuh akses air, jadi ini mejadi prioritas kami, kita akan tuntaskan air Telaga Waja, menambah jaringan dan penunjang lainnya sehingga airnya bisa dinikmati secara menyeluruh," kata De Gadjah yang berpasangan dengan Putu Agus Suradnyana sebagai calon wakil gubernur.
Disamping air bersih, De Gadjah juga melihat bahwa tak sedikit warga Karangasem yang belum memiliki rumah layak huni, oleh karenanya program bedah rumah harus terus dilaksanakan disamping pendidikan gratis dan jaminan kesehatan.
Tak sampai disana, De Gadjah juga memperhatikan masalah gepeng yang selama ini tak kunjung menemukan solusi untuk mengatasinya. Jika diberikan kesempatan, lelaki yang juga dijuluki Big Daddy tersebut juga akan merancang progam terkait penuntasan gepeng.
Ia menawarkan program untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pelatihan kerja, Gerbang Sadu maupun Simantri Plus serta membuat rumah singgah untuk mereka.
"Jadi soal gepeng ini sebenarnya ada 2, ada yang meng-gepeng karena ekonomi, ada juga karena kebiasaan. Untuk yang faktor ekonomi kita akan berupaya tingkatkan kesejahteraan mereka dengan pelatihan pekerjaan, Gerbang Sadu dan Simantri Plus, kita pastikan ada rumah singgah. Nah untuk yang kedua karena sudah jadi kebiasanan, kita akan dekati secara humanis, kita rubah mindset mereka agar tidak menggepeng lagi," kata De Gadjah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan