Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Duel Berdarah di Buleleng, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
BERITABALI.COM, BULELENG.
Peristiwa duel beradarah di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak Buleleng, Kamis 3 Oktober 2024 ditangani Sat Reskrim Polres Buleleng dan telah menetapkan I Wayan Suarjana (46), warga Dusun Loka Segara, Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak sebagai tersangka.
Penetapan Suarjana sebagai tersangka juga dikuatkan keterangan tiga orang saksi yang didengarkan keterangannya di Mapolres Buleleng, diantaranya Ni Kadek Sulendri (44) istri tersangka, kemudian Nengah Ukir (64) dan Mat Hari (47) termasuk adanya barang bukti berupa sebilah pedang dengan sarung kayu dengan panjang 70 cm, sebatang kayu dengan panjang 50 cm, satu setel pakaian, sarung, sprei dan sarung bantal serta handuk warna putih yang semuanya milik pelaku dan ada bercak darah.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Buleleng, AKP I Gede Darma Diatmika menyebutkan, pelaku sudah ditahan setelah menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka di Mapolres Buleleng.
“Pelaku ditahan, sudah tahap penyidikan. Penahanan pelaku dilakukan Sat Reskrim di Polres Buleleng,” sebutnya.
Berkaitan dengan motif ataupun pemicu aksi yang dilakukan korban Slamet Riadi (45) dengan mendatangi pelaku Suarjana belum diketahui secara pasti, namun informasi berkembang diduga akibat perselingkuhan istri korban dengan pelaku.
“Belum bisa dipastikan karena korban belum bisa memberikan keterangan,” ungkap Darma Diatmika.
Berdasarkan laporan korban, aksi penusukan itu terjadi di rumah pelaku I Wayan Suarjana di Dusun Palasari Desa Pemuteran pada Rabu 2 Oktober 2024, sekira jam 12.00 wita. Korban Slamet Riadi (45) datang dengan membawa sebatang kayu dan langsung melakukan pemukulan secara bertubi-tubi kepada pelaku dan pelaku berusaha untuk menangkis dan menghindar namun kewalahan, selanjutnya pelaku berusaha menghindar dengan masuk kedalam kamar, tetapi pelaku tetap mengejar.
“Dalam kepanikannya kemudian pelaku secara spontan mengambil sebilah pedang yang kebetulan tergantung di dinding kamar, kemudian menusukannya sebanyak satu kali ke arah korban yang mengenai perut korban sebelah kiri sehingga mengakibatkan usus korban terurai,” ujar Kasi Humas.
Dalam proses penanganan kasus tersebut masih dilakukan penyidikan terhadap saksi-saksi dan korban sendiri masih menjalani perawatan secara intensif di RSUD Kabupaten Buleleng.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2261 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan