Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Panglima TNI dan Kasad Resmikan Instalasi Pompa Hidram Bantu Petani
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan instalasi pompa hidram di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (9/10).
Program ini diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan sulitnya akses irigasi pertanian yang selama ini dialami masyarakat setempat.
Instalasi pompa hidram ini merupakan bagian dari Program TNI AD Manunggal Air yang dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang kesulitan mengakses air bersih.
Penggunaan teknologi pompa hidram ini adalah untuk memanfaatkan aliran air dari Bendung Gerak Serayu dan kemudian mengalirkan air dari dataran rendah ke dataran tinggi tanpa menggunakan listrik atau bahan bakar. Hal itu dimungkinkan berkat adanya tekanan gravitasi alami dari aliran air untuk mengairi lahan pertanian di tiga desa.
Panglima TNI menekankan bahwa program ini akan sangat membantu petani dalam mengairi sawahnya, sehingga berimbas pada meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.
"Air adalah kebutuhan mendasar yang sangat diperlukan oleh setiap warga negara. TNI berkomitmen untuk hadir dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ini," ujar Agus dalam rilisnya, Rabu (9/10).
Diketahui, program pompa hidram diinisiasi oleh Jenderal Maruli saat dirinya masih menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana. Kala itu, ia tergerak untuk membantu masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Program ini kemudian berkembang menjadi skala nasional, dan menjadi salah satu program unggulan TNI AD yang kini tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Pompa hidram di Banyumas diharapkan mampu mengairi lebih dari 343 hektar sawah di daerah Tambak Negara, Rawalo, dan Sanggeman, serta menjadi solusi jangka panjang untuk masalah ketersediaan air. Bahkan ke depannya, diharapkan kapasitas pompa ini dapat terus ditingkatkan hingga mampu mengairi lebih dari 1.000 ha lahan pertanian di wilayah tersebut.
Sebagai informasi, instalasi pipanisasi yang dikerjakan oleh prajurit TNI ini mencakup jarak terjauh hingga mencapai 14 kilometer, guna memastikan air dapat didistribusikan secara merata ke tiga desa di Banyumas tersebut. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3779 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1720 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang