Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Libur Nataru, Kendaraan Angkutan Barang Dibatasi Masuk Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Langkah ini dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas selama libur panjang tersebut.
Anak Agung Gede Oka Nirjaya, Kasi Prasarana Jalan dan Sungai Danau Penyebrangan BPTD Kelas II Bali, menjelaskan pembatasan ini diterapkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian PUPR.
Sosialisasi terkait kebijakan ini telah dilaksanakan di UPPKB Cekik, Jembrana, yang ditujukan kepada sopir truk bermuatan non-logistik dan truk di atas dua sumbu.
“Pembatasan operasional angkutan barang akan dimulai pada Jumat, 20 Desember hingga 01 Januari 2025. Hal ini bertujuan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur selatan Bali yang sering dilalui kendaraan angkutan barang, serta untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Oka Nirjaya Jumat (13/12/2024).
Selain itu, area UPPKB Cekik akan dimanfaatkan sebagai rest area selama arus mudik Natal dan Tahun Baru. Kantong parkir juga akan disediakan untuk kendaraan yang terkena pembatasan operasional.
Sosialisasi kebijakan ini melibatkan pembagian brosur kepada para pengemudi truk, dengan harapan semua pihak dapat memahami aturan yang berlaku demi kelancaran lalu lintas di wilayah Bali selama libur Nataru.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan