Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Seorang Pencari Cumi-Cumi Hilang di Perairan Teluk Terima Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pencari cumi-cumi dikabarkan hilang saat sedang beraktivitas di Perairan Pantai Teluk Terima, Desa Sumberkelompok, Kecamatan Gerogak, Buleleng, Jumat, (27/12/2024).
Kala itu korban atas nama Fathul Qorib (21) bersama 2 teman lainnya berangkat mencari cumi-cumi sekitar pukul 15.30 Wita.
Mereka mengapung-apung dengan menggunakan pelampung ban dalam mobil. Kurang lebih pukul 20.00 Wita angin berhembus kencang dari arah selatan namun korban tidak menghiraukan.
Setelah angin reda, kedua temannya sudah tidak melihat keberadaan Fathul Qorib. Terlebih lagi kondisi sudah sangat gelap, tidak memungkinkan untuk mencari karena beresiko.
Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar yang mendapatkan laporan tersebut dari Pos Polair Teluk Terima, segera menggerakkan tim rescue dari Pos SAR Buleleng.
"Usai pagi tadi menerima informasi, maka pada pukul 06.40 WITA kami langsung gerakkan 6 personel ke lokasi untuk melakukan pencarian dengan menggunakan rigid inflatable boat, bertolak dari Pelabuhan Celukan Bawang ke arah barat," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Sementara itu pihak keluarga korban melakukan pencarian di sebelah barat lokasi kejadian untuk penyisiran di hutan bakau dengan menggunakan boat.
"Dukungan lainnya datang juga dari Poalairud dengan 1 unit boat dan Brimob Batalyon C Gilimanuk dengan menggerakkan 1 unit rubber boat," katanya, Sabtu,(28/12/2024).
Sementara itu, SRU darat tetap melakukan koordinasi dengan instansi terkait di Pelabuhan Celukan Bawang. Unsur SAR lainnya yang turut bergabung dalam upaya pencarian diantaranya TNI AL Pelabuhan Celukan Bawang, Polairud Polda, Polairud Polres Buleleng, Brimob Batalyon C Gilimanuk, serta pihak keluarga korban.
"Sampai saat ini hasil penyisiran masih nihil, dengan cuaca berawan dan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,25 meter," ucap Sidakarya.
Dia juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada apabila beraktivitas di alam, khususnya perairan, mengingat akhir-akhir ini kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi dan angin kencang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2371 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun