Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
16.929 Titik PJU di Buleleng Dipadamkan Selama Nyepi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak 16.929 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Buleleng akan dipadamkan serangkaian Hari Raya Nyepi Caka 1947. Pemadaman ini dimulai pada malam Pengerupukan, Jumat (27/3) pukul 22.00 WITA, hingga Ngembak Geni, Minggu (29/3).
Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Gunawan AP, menyatakan bahwa pemadaman akan dilakukan secara bertahap. Untuk PJU tenaga surya, pemadaman menggunakan remote control, namun guna memastikan tidak ada lampu yang menyala, pihaknya juga akan memutus aliran listrik dan mencabut baterai tenaga surya.
"Tahun ini kami akan memutus aliran listrik secara manual serta mematikan baterai tenaga suryanya, sehingga seluruh penerangan benar-benar padam," jelasnya.
Selain PJU, Dishub Buleleng juga akan memadamkan 15 titik lampu lalu lintas, tiga lampu peringatan, serta PJU di jalur shortcut Singaraja-Mengwitani. Dengan langkah ini, Kabupaten Buleleng akan benar-benar gelap gulita selama Nyepi.
Proses pemadaman diawali dari daerah pelosok yang tidak menggunakan line system. Sementara untuk PJU dengan line system, pemadamannya akan melibatkan aparat desa yang telah mendapatkan arahan teknis.
"Proses pemadaman akan dimulai dari wilayah terjauh menuju ke kota. Kawasan kota paling terakhir setelah prosesi Pengerupukan," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan