Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Satpam di Gianyar Nyambi Jambret Emas di Denpasar dan Bangli
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bekerja menjadi satpam tidak membuat pria inisial IWEJ ini merasa puas. Berdalih gaji tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, pelaku yang tinggal di Sebatu Br Tegal Lalang, Gianyar, ini nekat beraksi di wilayah Denpasar dan Bangli.
Ia ditangkap usai beraksi di Jalan Indrajaya Gang Pahit nomor 42, Ubung Kaja Denpasar Utara, pada Kamis 27 Juni 2025 sekira pukul 17.00 Wita. Pelaku kini mendekam dalam tahanan Polres Bangli.
Aksi jambret yang dilakukan IWEJ sangat cepat dan sistematis. Korban, I Wayan Sukarini (42) saat itu baru saja keluar dari warung dan hendak pulang ke rumahnya di TKP sekira pukul 17.00 WITA.
Namun setiba di depan rumahnya, korban dipepet oleh seorang laki-laki tidak dikenal dan langsung merampas kalung emas yang melekat di lehernya. Korban sempat berteriak histeris, namun pelaku sudah kabur di tengah keramaian lalu-lalang kendaraan bermotor.
"Kalung milik korban ditarik paksa oleh pelaku tersebut, setelah itu pelaku kabur. Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Utara dengan kerugian Rp8 juta," beber Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, pada Selasa 6 Mei 2025.
Aparat kepolisian Polsek Denpasar Utara melakukan penyelidikan dipimpin Kanitreskrim Iptu I Kadek Astawa Bagia SH. Dari penyelidikan tersebut, diperoleh informasi pelaku pernah melakukan aksi jambret di wilayah Bangli.
"Polsek Denpasar Utara berkoordinasi dengan Polres Bangli untuk bersama-sama menyelidiki," ujar AKP Sukadi.
Setelah diselidiki, pelaku ditangkap di rumahnya di wilayah Sebatu Br Tegal Lalang, Gianyar. Diperiksa polisi, pelaku IWEJ mengakui bekerja sebagai satpam dan melakukan jambret di Jalan Indrayaja, Ubung Kaja, Denpasar Utara.
Selain itu, pelaku juga mengaku pernah beraksi di wilayah Bangli. Modus yang dilakukannya yakni memepet korban dan menarik kalung milik korban lalu langsung kabur.
"Pelaku menjual kalung emas tersebut lewat media sosial dan COD di lapangan Puputan Badung. Ia mengakui uang hasil penjualan kalung dipakai untuk biaya hidup sehari-hari," terang AKP Sukadi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4625 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2235 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan