Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Warga Klungkung Tiba-Tiba Jatuh dan Tewas di Jalan Raya Lebih Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, I Made Budiana (53) mendadak terjatuh dan meninggal dunia di kawasan Jalan Raya IB Mantra, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, pada Rabu (28/5/2025) sekitar pukul 11.30 WITA.
Informasi yang dihimpun beritabali.com menyebutkan, saat kejadian korban mengenakan baju dan celana panjang hitam, sandal jepit, serta membawa tas gendong. Saat melintas di depan minimarket Circle K Lebih, korban tiba-tiba terjatuh.
Saksi mata yang melihat peristiwa itu sempat terdiam karena korban tidak kunjung bangun dari posisi jatuhnya. Saksi pun segera menghampiri korban untuk memintanya bangun.
Namun nahas, saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi tidak bernapas. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas berwenang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta membenarkan peristiwa tersebut. “Izin, kami meneruskan informasi kepada kepolisian. Korban roboh dan meninggal di tempat,” ujarnya.
Pihak BPBD Gianyar bersama petugas kepolisian dan ambulance PMI langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan penanganan lebih lanjut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2931 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun