Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Sergey Solonin Akuisisi ParQ Ubud, Janji Libatkan Komunitas Lokal
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kawasan ParQ Ubud kini resmi diakuisisi oleh pengusaha sekaligus investor asal Rusia, Sergey Solonin.
Pengusaha yang telah lama menetap dan berinvestasi di Bali ini mengumumkan rencana untuk membuka kembali kawasan tersebut dengan konsep baru berbasis pelestarian budaya Bali dan pemberdayaan tenaga kerja lokal.
Dalam keterangan tertulis yang diterima media, Solonin memastikan bahwa proses akuisisi berjalan sesuai ketentuan hukum di Indonesia dan mendapat persetujuan dari otoritas pemerintah terkait.
“Pertumbuhan Bali harus berjalan seiring dengan pelestarian identitas budayanya. Kami berkomitmen menyelaraskan seluruh upaya pengembangan dengan visi pemerintah, demi mewujudkan pembangunan yang bertanggung jawab dan memberi manfaat nyata, baik bagi investor maupun komunitas lokal,” ujar Solonin.
Akuisisi ini, lanjutnya, menjadi awal dari transformasi kawasan yang akan berfokus pada nilai-nilai budaya, kepedulian lingkungan, dan tanggung jawab sosial.
Solonin juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait sejumlah polemik yang sempat terjadi di kawasan ParQ sebelumnya. Ia mengakui adanya dampak negatif, khususnya bagi tenaga kerja lokal, dan berjanji memperbaiki hubungan serta membangun kembali kepercayaan publik.
“Salah satu prioritas utama kami adalah memulihkan kepercayaan masyarakat. Lapangan pekerjaan bagi warga lokal tidak hanya akan dijaga, tetapi juga diperluas. Kawasan ini pada dasarnya adalah milik komunitas, dan sudah sewajarnya memberi manfaat langsung bagi mereka,” tegasnya.
Saat ini, pengembangan ulang kawasan tersebut masih dalam tahap perencanaan. Solonin menekankan bahwa konsep baru akan menitikberatkan pada inklusivitas budaya, kepekaan lingkungan, kepatuhan hukum, dan keterlibatan aktif tokoh masyarakat serta pemerintah daerah.
Ia menambahkan bahwa detail rencana pengembangan serta arah kebijakan jangka panjang akan dipaparkan ke publik dalam waktu dekat.
“Kami ingin menjadikan tempat ini sebagai contoh bahwa investasi di Bali dapat dilakukan secara inklusif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3294 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 769 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 702 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman