Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pemkab Gianyar Tegaskan Bangunan Ilegal di PARQ Ubud Harus Dibongkar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan sikapnya terhadap bangunan yang melanggar aturan tata ruang, khususnya terkait dengan kawasan PARQ Ubud—yang sebelumnya dikenal sebagai “Eks Kampung Rusia”.
Kompleks tersebut telah resmi ditutup beberapa bulan lalu karena tidak memiliki izin sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Gianyar menekankan bahwa seluruh investor dan pelaku usaha wajib mematuhi regulasi, termasuk larangan membangun di lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) dan lahan sawah yang dilindungi (LSD).
Pelaksana Tugas Kepala BPKAD Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama alias Ngurah BEM, mengungkapkan bahwa pihak manajemen baru PARQ telah diminta membongkar bangunan yang berdiri di kawasan terlarang tersebut.
“Setelah penutupan operasional, Pemkab belum mengeluarkan izin baru untuk PARQ Ubud. Saat ini, mereka masih dalam proses pembongkaran bangunan yang berdiri di atas lahan LP2B,” jelas Ngurah BEM, Selasa (24/6/2025).
Terkait informasi bahwa manajemen baru tengah mengurus izin akomodasi pariwisata, Ngurah menyebut kabar tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Namun yang jelas, izin baru hanya dapat diproses jika bangunan yang melanggar telah dibongkar.
Ngurah juga menegaskan, pengajuan izin usaha pariwisata bisa dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS). “Sesuai arahan pimpinan, semua proses harus mengacu pada regulasi yang berlaku. Tidak boleh ada pelanggaran,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan