Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Penerimaan Pajak Bali Tembus Rp6,26 Triliun hingga Mei 2025
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatat penerimaan pajak sebesar Rp6,27 triliun atau 34,86% dari target Rp17,99 triliun hingga Mei 2025.
Penerimaan ini mengalami pertumbuhan 11,44% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja tersebut disampaikan oleh Kepala Kanwil DJP Bali, Darmawan dalam kegiatan Media Briefing yang digelar daring.
“Hingga bulan Mei 2025, penerimaan pajak di Bali mencapai Rp6.271,59 miliar. Apabila dibandingkan dengan periode Mei tahun 2024, penerimaan pajak saat itu Rp5.627,98 miliar. Perbandingan penerimaan pajak tersebut mengakibatkan pertumbuhan yang positif sebesar 11,44%,” ungkap Darmawan.
Ia menyebut, penerimaan tersebut berasal dari kontribusi seluruh wajib pajak di Provinsi Bali dan diadministrasikan oleh 8 Kantor Pelayanan Pajak (KPP).
Berikut realisasi penerimaan pajak per KPP:
- KPP Madya Denpasar: Rp3.316,42 miliar
- KPP Pratama Denpasar Timur: Rp470,12 miliar
- KPP Pratama Denpasar Barat: Rp427,12 miliar
- KPP Pratama Badung Selatan: Rp667,54 miliar
- KPP Pratama Badung Utara: Rp645,41 miliar
- KPP Pratama Gianyar: Rp453,12 miliar
- KPP Pratama Tabanan: Rp161,98 miliar
- KPP Pratama Singaraja: Rp129,48 miliar
“Apabila kita lihat dari sisi jenis pajaknya, Pajak Penghasilan (PPh) memiliki kontribusi terbesar yaitu sejumlah Rp4.539,47 miliar, diikuti oleh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp1.417,60 miliar, Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah/Bangunan (BPHTB) sejumlah Rp0,21 miliar, dan Pajak Lainnya sebesar Rp314,32 miliar,” ungkap Darmawan.
Ia menambahkan, penerimaan ini ditopang beberapa sektor usaha dominan:
- Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor: Rp1.168,46 miliar
- Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum: Rp1.032,78 miliar
- Aktivitas Keuangan dan Asuransi: Rp886,31 miliar
- Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis: Rp524,09 miliar
- Industri Pengolahan: Rp468,95 miliar
- Sektor lainnya: Rp2.191 miliar
“Bali sebagai destinasi pariwisata internasional menunjukkan peningkatan aktivitas perekonomian yang cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat dari capaian penerimaan dari sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sejumlah Rp1.032,78 miliar yang tumbuh 18,24% dibandingkan dengan tahun 2024 lalu,” jelas Darmawan.
Dari sisi kepatuhan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, hingga Mei 2025, sebanyak 344.845 SPT Tahunan PPh telah disampaikan, meningkat 2,95% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rinciannya:
- SPT WP Badan: 37.335
- SPT WP Orang Pribadi Karyawan: 269.235
- SPT WP Orang Pribadi Non-Karyawan: 38.275
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2037 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun