Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Karangasem Macet, Truk Besar Padati Jalur Sempit
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Membludaknya kendaraan berukuran besar seperti truk tronton, kendaraan logistik, hingga bus antarkota di wilayah Karangasem dalam beberapa hari terakhir ini kerap menimbulkan kemacetan.
Kendaraan-kendaraan tersebut terpaksa melintasi jalur utama Karangasem sebagai alternatif setelah jalur Bajera, Tabanan yang menghubungkan Gilimanuk-Denpasar amblas dan ditutup total.
Namun, kondisi geografis Karangasem yang dikenal memiliki banyak tikungan tajam dan jalan yang relatif sempit, membuat kendaraan-kendaraan besar kesulitan melintas.
Pantauan di lapangan, ruas jalan seperti di jalur Berina, Kecamatan Abang, menjadi salah satu titik yang paling terdampak. Di lokasi ini, truk-truk berukuran besar harus ekstra hati-hati saat bermanuver di tikungan curam yang sempit. Akibatnya, lalu lintas pun kerap tersendat bahkan menimbulkan antrean panjang.
“Ya, jalanan di Karangasem memang lebih sempit. Apalagi banyak jalur menikung seperti di Berina. Truk-truk besar pasti kesulitan lewat, sehingga terjadi kepadatan di jalur tersebut,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Karangasem, Tjokorda Surya Dharma saat dikonfirmasi, Jumat (11/7/2025).
Volume kendaraan yang meningkat signifikan dari arah Singaraja menuju Denpasar lewat Karangasem ini menyebabkan sejumlah titik mengalami kepadatan, terutama di kawasan Kota Amlapura hingga perbatasan Karangasem-Buleleng. Kondisi ini seolah mencerminkan skenario jika pusat arus pariwisata Bali benar-benar bergeser ke wilayah timur seperti Karangasem, dengan infrastruktur jalan yang belum memadai, potensi kemacetan pun sulit dihindari.
Pihak Dinas Perhubungan Karangasem terus berkoordinasi dengan Satlantas Polres Karangasem untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan parah, terlebih menjelang penutupan jalan di wilayah Bugbug serangkaian upacara agama pada Minggu (13/7/2025).
“Kami terus berkoordinasi dengan Satlantas agar arus lalu lintas tetap terkendali. Apalagi besok akan ada penutupan jalan di Bugbug, sehingga beberapa skema rekayasa lalu lintas sedang kami siapkan untuk mengantisipasi kemacetan total,” terang Surya Dharma.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4622 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan