Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Cuaca Buruk, Nelayan Pengambengan Hentikan Melaut
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi membuat aktivitas melaut nelayan di pesisir Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, terhenti. Para nelayan memilih bertahan di darat demi menjaga keselamatan.
Hal ini diungkapkan oleh Rofiq, salah satu nelayan Banjar Ketapang Lampu, Desa Pengambengan, pada Selasa (22/07/2025). Menurutnya, sejak awal Juli, kondisi cuaca di laut selatan Bali tidak bersahabat, sehingga banyak nelayan enggan mengambil risiko turun melaut.
“Kalau cuaca normal, saya bisa dapat sekitar lima ratus ribu sekali melaut. Tapi kalau cuaca begini, paling-paling cuma dapat tujuh puluh ribu, bahkan kadang rugi,” ujar Rofiq.
Meski penghasilan menurun drastis, para nelayan mengaku tetap bersyukur karena selama cuaca buruk, mereka hanya menghabiskan sekitar lima puluh ribu rupiah untuk bahan bakar, karena tak perlu melaut jauh.
Pantauan di lapangan, pesisir Desa Pengambengan tampak dipadati perahu-perahu yang parkir. Para nelayan hanya bisa menunggu cuaca kembali bersahabat agar dapat kembali mencari nafkah di laut.
“Keselamatan lebih penting, jadi lebih baik menunda melaut dulu meski penghasilan pas-pasan,” imbuh Rofiq.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 733 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan