Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Mesin Pengolah Sampah 450 Kg/Hari Beroperasi di Desa Belalang Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Penanganan sampah di Bali mendapat dorongan nyata lewat aksi kolaboratif di Desa Belalang, Tabanan. Sebuah mesin pengolah sampah berkapasitas 450 kilogram plastik per hari kini resmi beroperasi di TPS 3R, melayani 863 rumah tangga, 180 usaha, dan 5 banjar.
Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara, Ni Nyoman Santi, menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya urusan pemerintah.
“Diperlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Dengan kolaborasi, kita bisa menciptakan lingkungan bersih dan sehat untuk generasi mendatang,” ujarnya, Senin (1/9/2025) di Beraban, Tabanan.
Ia menambahkan, kehadiran anak-anak sekolah dasar dalam kegiatan ini menjadi simbol pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
“Tabanan diharapkan dapat menjadi contoh utama pengelolaan sampah berbasis komunitas yang bisa direplikasi di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Inisiatif ini digerakkan oleh Nuanu Creative City melalui Nuanu Social Fund.
“Dari pengalaman kami, pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya. Kita wajib memilah sebelum diangkut ke TPS agar proses lebih efektif,” kata I Gede Nyoman Agastya Yatra, Head of Environment Nuanu Creative City.
Tak hanya menghadirkan mesin, program ini juga memberikan edukasi berkelanjutan. Warga akan dilatih menggunakan, merawat, hingga mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, sehingga pengelolaan lingkungan benar-benar terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3271 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 756 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 695 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman