Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
De Gadjah Kenang Sosok Almarhum Jro Ray Yusha: Kader Penuh Semangat dan Rendah Hati
BERITABALI.COM, BULELENG.
Keluarga besar Dewan Pengurus Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (DPD Gerindra) Provinsi Bali melayat ke rumah duka Ir. Jro Nyoman Ray Yusha, Banjar Dinas Batu Ngadeg, Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Minggu, 12 Oktober 2025.
Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah tampak hadir bersama sang istri, I Gusti Agung Dewi Adnyani beserta kader partai politik berlogo kepala burung garuda se-Bali.
Baca juga:
Gerindra Bali Berduka, Ray Yusha Tutup Usia
Di antaranya Sekretaris DPD Gerindra Bali, I Kadek Budi Prasetya alias Rambo, seluruh Ketua DPC Gerindra se-Bali, anggota Fraksi Gerindra DPRD Bali, serta kader kabupaten/kota se-Bali.
Dalam kesempatan itu, De Gadjah dan istri diikuti oleh seluruh kader Partai Gerindra yang hadir memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Jro Nyoman Ray Yusha kelahiran Singaraja, 6 Oktober 1953.
De Gadjah mengungkapkan duka cita mendalam atas kepergian almarhum Jro Nyoman Ray Yusha pada Sabtu, 4 Oktober 2025 sore di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar.
Di mata De Gadjah, almarhum merupakan sosok kader Partai Gerindra yang semangat dan menghargai kader-kader yang berusia lebih muda.
"Kami berduka yang mendalam kehilangan sosok kader yang semangat dan sangat menghargai yang lebih muda, walaupun Beliau banyak pengalaman," kenang De Gadjah.
Sebelumnya, Ketua DPC Partai Gerindra Buleleng, Gede Harja Astawa menerangkan bahwa Jro Nyoman Ray Yusha sempat menjalani perawatan medis sejak Rabu, 1 Oktober 2025 di RSUP Prof. Ngoerah.
Pihak keluarga kemudian mengabarkan bahwa anggota DPRD Provinsi Bali itu meninggal dunia dua hari jelang ulang tahunnya yang ke-72 tahun pada Sabtu, 4 Oktober 2025.
Bagi Harja Astawa, sosok Jro Nyoman Ray Yusha merupakan pribadi yang penuh semangat dan ulet, sehingga menjadi panutan bagi para junior, baik di partai maupun di DPRD Bali.
"Beliau selalu turun ke lapangan untuk memastikan dan menyelesaikan persoalan yang ada. Semangatnya sangat kencang," jelas Harja Astawa.
Ditambahkan bahwa Perda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) menjadi produk legislasi terakhir almarhum Jro Ray Yusha.
Perda ini dibuat atas keinginan almarhum sendiri dan akan disahkan dalam waktu dekat.
"Dia menyampaikan Perda RPPLH yang dibuat ini harus berkualitas, tidak boleh asal-asalan. Perda ini akan menjadi karya terakhir Beliau yang sangat luar biasa. Beliau tidak mau berdiam diri walaupun sudah lanjut usia sehingga itu menjadi motivasi kami yang muda-muda ini. Kepergian Beliau membuat kami sangat kehilangan," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan