Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Erupsi Gunung Semeru Tidak Ganggu Operasional Bandara Ngurah Rai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, memastikan seluruh operasional penerbangan tetap berjalan normal meski Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Rabu (19/11/2025).
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab menegaskan bahwa aktivitas kedatangan maupun keberangkatan pesawat tidak mengalami hambatan.
“Seluruh operasional penerbangan berjalan normal dan lancar. Hingga sore ini tidak terdapat penerbangan yang terdampak,” ujar Ahmad Syaugi Shahab dalam keterangan tertulisnya di Badung.
Ia menjelaskan, pemantauan terus dilakukan melalui koordinasi dengan pihak maskapai, AirNav, dan otoritas terkait untuk memastikan penerbangan tetap aman. Kendati demikian, bandara mengimbau penumpang tetap mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal.
Pihaknya meminta calon penumpang agar datang lebih awal ke bandara, serta rutin memeriksa informasi terbaru dari maskapai untuk memastikan jadwal penerbangan, terutama jika terjadi perubahan kondisi cuaca mendadak.
Penegasan ini sekaligus memastikan bahwa aktivitas wisata di Bali tetap aman dan lancar, sehingga destinasi Pulau Dewata tetap nyaman dikunjungi wisatawan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan