Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Koalisi Perlindungan Hewan Desak Radisson Wujudkan Komitmen Telur Bebas Sangkar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tiga organisasi perlindungan hewan di Indonesia, yakni Animals Don’t Speak Human (ADSH), Act for Farmed Animals (AFFA), dan Animal Friends Jogja (AFJ), menggelar aksi simbolis di Radisson Blu Uluwatu, Bali.
Mereka menyerahkan paket berupa kandang ayam petelur sebagai pengingat terhadap komitmen global Radisson Hotel Group untuk beralih sepenuhnya ke telur bebas sangkar (cage-free eggs) pada 2025.
Aksi ini bertujuan mendorong Radisson agar segera mengumumkan rencana transisi yang jelas, terukur, dan dapat diakses oleh publik. Ketiga organisasi tersebut menilai progres perusahaan masih minim, padahal komitmen cage-free sudah disampaikan sejak beberapa tahun lalu.
Penyerahan paket diterima oleh Ibu Ayu selaku Jr. Supervisor GSA Radisson Blu Resort Uluwatu. Berdasarkan data koalisi, Radisson sebelumnya menyatakan seluruh jaringan hotelnya akan meninggalkan penggunaan telur dari sistem battery cages pada 2025.
Baca juga:
Building Awareness Through Food Choices
“Kami berharap jaringan hotel ini menunjukkan rencana konkret demi kesejahteraan hewan dan integritas mereka sendiri yang progresnya terus tersendat” ujar Elly Mangunsong, Direktur Program Advokasi Kesejahteraan Hewan yang Diternakkan AFJ.
Para aktivis menilai penggunaan kandang baterai mengakibatkan ayam petelur terkurung seumur hidup tanpa ruang gerak memadai—bahkan tak lebih luas dari ukuran kertas A4. Kondisi itu membuat ayam tidak dapat melakukan perilaku alamiah seperti bersarang, mandi debu, mencari makan, bertengger, dan mengepakkan sayap. Karena itu, sistem bebas sangkar dinilai lebih etis dan telah menjadi standar baru dalam rantai pasok perhotelan global.
“Dengan skala bisnisnya, Radisson punya tanggung jawab untuk segera menunjukkan rencana transisi yang jelas dan terukur. Setiap penundaan berarti ribuan ayam terus menderita,” tambah Fiolita Berandhini Saichu, Direktur sekaligus Pendiri ADSH.
Jika komitmen cage-free benar-benar diterapkan, dampaknya disebut signifikan bagi kesejahteraan ratusan ribu ayam dalam rantai pasok Radisson. Karena itu, koalisi menekankan pentingnya transparansi agar publik mengetahui sejauh mana progres yang telah dicapai.
Masyarakat dapat ikut mendorong perubahan melalui petisi daring di bit.ly/DorongRadissonHotel. Sementara informasi mengenai gerakan global sistem bebas sangkar dapat diakses melalui situs resmi Open Wing Alliance.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan