Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Nyepi 2026, 1.200 Personel Amankan Pawai Ogoh-ogoh Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang Hari Raya Nyepi Saka 1948 dan Malam Pengerupukan atau Pawai Ogoh-ogoh pada Rabu (18/2/2026), Polresta Denpasar menyiapkan sebanyak 1.200 personel pengamanan yang akan disiagakan di lapangan.
Ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta pecalang desa adat. Seluruh personel akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Catur Muka yang menjadi pusat kegiatan Pengerupukan.
Dalam arahannya saat apel kesiapan di Mapolresta Denpasar, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D Simatupang menyampaikan bahwa personel akan disebar di jalur arak-arakan ogoh-ogoh, simpang-simpang jalan, hingga akses utama menuju lokasi kegiatan.
Langkah tersebut ditegaskan sebagai upaya untuk melancarkan prosesi pawai sekaligus menjaga kondusivitas wilayah selama rangkaian Pengerupukan berlangsung.
"Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan tradisi Pengerupukan. Sinergitas seluruh unsur menjadi kunci agar kegiatan berjalan tertib dan lancar,” tegas Kombes Leonardo, pada Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, pola pengamanan dilakukan secara komprehensif, meliputi pengaturan dan rekayasa lalu lintas, sterilisasi area keramaian, patroli mobile, serta penjagaan terbuka dan tertutup.
Sejalan dengan itu, Polresta Denpasar juga terus berkoordinasi dengan unsur adat, khususnya pecalang, yang memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban selama kegiatan Pengerupukan.
Selain pengamanan personel, Polresta Denpasar telah menyiapkan sejumlah kantong parkir guna mendukung kelancaran arus kendaraan masyarakat. Lokasi parkir disiapkan di kawasan GOR Ngurah Rai, Jalan Veteran, Jalan Kaliasem, serta sisi selatan Jalan Sugianyar.
Kombespol Leonardo turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dengan mengikuti pawai ogoh-ogoh secara tertib serta mematuhi arahan petugas di lapangan selama kegiatan berlangsung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan