Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gerindra Bali Bersih-bersih Pantai Padanggalak, De Gadjah: Sing Kedas, Sing Mulih

Sabtu, 14 Maret 2026, 14:22 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Gerindra Bali Bersih-bersih Pantai Padanggalak, De Gadjah: Sing Kedas, Sing Mulih.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Ratusan kader Partai Gerindra Bali bersama relawan dan pelajar menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Padanggalak, Sabtu (14/3). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari aksi serupa yang sebelumnya dilakukan di Pantai Legian.

Aksi yang bertajuk “Gerakan Bersih-bersih Pantai Partai Gerindra” tersebut dilakukan untuk mengurangi sampah di kawasan pesisir sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah pantai yang kerap terdampak kiriman sampah laut.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto.

Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah mengatakan seluruh kader didorong untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.

“Minimal seminggu sekali kader harus melakukan kegiatan bersih-bersih. Kita mulai dari halaman rumah sendiri, lingkungan sekitar, hingga tempat umum seperti pantai,” ujarnya.

Menurut De Gadjah, kegiatan bersih-bersih ini kini mulai dilakukan secara rutin oleh kader Gerindra di berbagai daerah di Bali.

“Sejak ada instruksi itu, teman-teman kader mulai bergerak setiap minggu melakukan kegiatan bersih-bersih. Sekarang sudah menjadi kegiatan rutin,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga membawa slogan unik “Sing Kedas Sing Mulih”, yang berarti tidak pulang sebelum area yang dibersihkan benar-benar bersih.

“Anak-anak yang membuat slogan itu. Artinya kalau belum bersih tidak pulang. Mereka melakukannya dengan senang hati dan penuh semangat,” ujarnya.

De Gadjah menilai persoalan sampah di Bali tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Menurutnya, diperlukan perubahan budaya dalam pengelolaan sampah yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kita harus mengubah budaya, mulai dari memilah sampah hingga pengelolaannya. Ini tidak bisa hanya masyarakat saja, semua elemen harus bergerak bersama menjaga Bali,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih tersebut merupakan aksi kepedulian lingkungan dan bukan kegiatan politik. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin mengajak masyarakat, termasuk generasi muda, untuk menjaga kebersihan lingkungan mulai dari rumah.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Saputra yang akrab disapa Gus Yoga mengatakan kegiatan ini juga memiliki makna spiritual menjelang perayaan Hari Raya Nyepi.

“Kegiatan ini bukan hanya membersihkan pantai, tetapi juga sebagai upaya membersihkan alam sekaligus membersihkan hati menjelang Hari Raya Nyepi,” ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Gerindra Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami