Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gerindra Bali Bersih-bersih Pantai Padanggalak, De Gadjah: Sing Kedas, Sing Mulih
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ratusan kader Partai Gerindra Bali bersama relawan dan pelajar menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Padanggalak, Sabtu (14/3). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari aksi serupa yang sebelumnya dilakukan di Pantai Legian.
Aksi yang bertajuk “Gerakan Bersih-bersih Pantai Partai Gerindra” tersebut dilakukan untuk mengurangi sampah di kawasan pesisir sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah pantai yang kerap terdampak kiriman sampah laut.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto.
Baca juga:
Gerindra Bali Bersih-bersih Pantai Legian, De Gadjah: Sampah Tahunan, Harusnya Sudah Ada Solusi
Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah mengatakan seluruh kader didorong untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.
“Minimal seminggu sekali kader harus melakukan kegiatan bersih-bersih. Kita mulai dari halaman rumah sendiri, lingkungan sekitar, hingga tempat umum seperti pantai,” ujarnya.
Menurut De Gadjah, kegiatan bersih-bersih ini kini mulai dilakukan secara rutin oleh kader Gerindra di berbagai daerah di Bali.
“Sejak ada instruksi itu, teman-teman kader mulai bergerak setiap minggu melakukan kegiatan bersih-bersih. Sekarang sudah menjadi kegiatan rutin,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga membawa slogan unik “Sing Kedas Sing Mulih”, yang berarti tidak pulang sebelum area yang dibersihkan benar-benar bersih.
“Anak-anak yang membuat slogan itu. Artinya kalau belum bersih tidak pulang. Mereka melakukannya dengan senang hati dan penuh semangat,” ujarnya.
De Gadjah menilai persoalan sampah di Bali tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Menurutnya, diperlukan perubahan budaya dalam pengelolaan sampah yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus mengubah budaya, mulai dari memilah sampah hingga pengelolaannya. Ini tidak bisa hanya masyarakat saja, semua elemen harus bergerak bersama menjaga Bali,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih tersebut merupakan aksi kepedulian lingkungan dan bukan kegiatan politik. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin mengajak masyarakat, termasuk generasi muda, untuk menjaga kebersihan lingkungan mulai dari rumah.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Saputra yang akrab disapa Gus Yoga mengatakan kegiatan ini juga memiliki makna spiritual menjelang perayaan Hari Raya Nyepi.
“Kegiatan ini bukan hanya membersihkan pantai, tetapi juga sebagai upaya membersihkan alam sekaligus membersihkan hati menjelang Hari Raya Nyepi,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2266 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan