Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
190 Warga Binaan Lapas Singaraja Dapat Remisi Nyepi 2026
BERITABALI.COM, BULELENG.
Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 menjadi berkah bagi 190 warga binaan Lapas Kelas IIB Singaraja. Pasalnya, Kementerian Hukum dan HAM RI memberikan mereka remisi khusus atau potongan masa tahanan selama 15 hari hingga 2 bulan.
Kalapas Lapas Kelas IIB Singaraja, Iskandar Djamil pada Jumat (20/3) mengatakan, sejatinya warga binaan yang beragama Hindu mencapai 286 orang. Namun yang memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi hanya 190 orang. Mereka telah menjalani masa tahanan lebih dari enam bulan dan berkelakuan baik.
"Sisanya 96 orang belum memenuhi syarat karena masih berstatus tahanan, dan belum menjalani 6 bulan masa pidana," jelas Iskandar.
Lebih lanjut Iskandar menyebut, dari 190 warga binaan yang menerima remisi tersebut, berasal dari berbagai perkara, seperti narkotika, pencurian, perlindungan anak, penganiayaan, hingga korupsi.
Bagi warga binaan yang menerima remisi, Iskandar berharap agar terus berkelakuan baik dan rutin mengikuti kegiatan pembinaan di dalam lapas. Sehingga remisi yang diterima pada tahun berikutnya bisa lebih besar. “Karena pembinaan juga merupakan salah satu syarat untuk mendapat kan remisi," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bali, Decky Nurmansyah menyebut pemberian remisi khusus Hari Raya Nyepi ini sebagai bukti jajaran lapas terus berupaya memenuhi hak narapidana. “Selamat bagi yang mendapatkan remisi. Semoga menjadi kebaikan serta motivasi untuk yang lainnya,” harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3271 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 756 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 695 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman