Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kasus Perbekel Sudaji Memanas, Korban Cabut Restorative Justice
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana yang menyeret Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Made Ngurah Fajar Kurniawan, kian memanas.
Upaya penyelesaian secara kekeluargaan yang sebelumnya ditempuh kini batal dilakukan. Korban, Putu Agus Suriawan, memutuskan mencabut permohonan restorative justice karena menilai tidak ada itikad baik dari pihak terlapor.
“Saya sudah mencabut perdamaian dan permohonan RJ karena tidak ada kejelasan pelunasan. Baru dibayar sebagian, sisanya tidak ada kepastian,” ujar Agus, Rabu (15/4).
Agus menjelaskan, nilai utang awal yang dimiliki Perbekel Fajar mencapai Rp295 juta, kemudian disepakati melalui negosiasi menjadi Rp200 juta. Dari jumlah tersebut, pihak keluarga Fajar baru membayarkan Rp100 juta pada 31 Maret 2026.
Sisa utang sebesar Rp100 juta dijanjikan akan dilunasi pada Selasa (14/4). Namun hingga batas waktu tersebut berlalu, pembayaran tidak juga direalisasikan.
“Batas waktunya sudah lewat, tetapi tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan. Karena itu saya memilih melanjutkan perkara ini ke pengadilan,” terang Agus.
Selain mencabut kesepakatan damai, Agus juga meminta aparat kepolisian untuk mencabut status penangguhan penahanan terhadap Fajar dan melanjutkan proses hukum secara tegas.
“Saya berharap penangguhan penahanan dicabut dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan tidak lagi menuntut pengembalian kerugian dan bahkan berencana mengembalikan uang Rp100 juta yang telah diterimanya sebelumnya. Ia memilih menempuh jalur hukum demi memberikan efek jera.
“Saya akan kembalikan uang itu. Saya ingin perkara ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” ucapnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan kasus tersebut.
"Belum ada info," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan