Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
19 Anak Anjing Ras Selundupan Disuntik Mati
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
rabiesRupanya pihak Balai Karantina Pertanian Terpadu Kelas I Denpasar tidak sedikitpun memberikan toleransi atas tertangkapnya 19 anak anjing ras yang diselundupkan melalui Pelabuhan Gilimanuk dengan media bus Wisata Komodo DK 7261 VA. Seluruh anak anjing ras tersebut hari ini dimusnahkan dengan menyuntikkan cairan strichnin.
Pantuan di lokasi pemusnahan, secara bergiliran 17 anak anjing (2 mati) dieksekusi dengan suntuikan tersebut. Cairan strichnin bekerja sangat cepat, kurang dari 2 menit masing-masing anak anjing tersebut sudah meregang nyawa.
Sebelum dieksekusi, 17 anak anjing asal Probolinggo tersebut diambil sampel darahnya untuk diperiksa di laboratorium untuk mengetahui apakah mengandung virus rabies atau tidak.
Kasi Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Balai Karantina Pertanian Terpadu Kelas 1 Denpasar, Heru Subandrio, Selasa (27/1) mengatakan tindakan tegas yang dilakukan pihaknya tersebut didasari oleh SK Kepala Badan Karantina Pertanian Nomor 4775.a/PD 670 320/L/12/2008, SK Mentan Nomor
1696/Kpts/PD610/12/2008 dan Pergub Bali Nomor 88 tahun 2008 tentang penutupan sementara keluar masuknya hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing dan kera.
"Kita melakukan tindakan tegas ini untuk mengembalikan Bali sebagai daerah bebas rabies,"jelasnya. Menurut Heru,
modus operandi penyelundupan HPR melalui bus AKAP merupakan modus baru lantaran modus dengan menitip di kendaraan barang sudah sering terbongkar.
"Pelaku mengira pengiriman dengan paket bus akan aman, padahal kita bersama KP3 dan instansi terkait lainnya juga memeriksa dengan ketat setiap kendaraan penumpang," terangnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan