Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
30% Terumbu Karang Bali Rusak
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dari sekitar 65 kilometer persegi kawasan terumbu karang di Bali 30% diantaranya dinyatakan dalam kondisi rusak. Data ini terungkap dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh lembaga konservasi internasional The Nature Concervation (TNC).
Data TNC mengungkapkan terumbu karang yang kondisinya paling baik berada di kawasan Pulau Nusa Penida. Dimana dari 1200 hektar kawasan terumbu karang di Nusa Penida 75 persen diantaranya dalam kondisi baik.
Project Leader TNC untuk Nusa Penida Marthen Willy ketika ditemui beritabali.com di Sanur hari ini(3/9) menyebutkan sebagian besar kerusakan terumbu karang di Bali pada dasarnya lebih dominan disebabkan oleh aktivitas wisata bahari yang tidak ramah lingkungan
“Masih banyak pelaku wisata bahari yang belum peduli pada lingkungan, contoh di Nusa Penida dari 2 tempat penyelaman dalam satu hari bisa terdapat 17 speedboat di sana. Dari 17 speedboat hanya 2 yang tertambat di mooringboy, maka yang lainnya pasti buang jangkar,†kata Marthen Willy.
Marthen menambahkan, selain akibat aktivitas wisata bahari kerusakan terumbu karang di Bali juga disebabkan oleh penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan dan pembuangan limbah yang bermuara ke laut.
Menurut Marthen trend kerusakan terumbu karang di Bali juga disebabkan oleh pembangunan yang marak terjadi di wilayah pesisir terutama pembangunan hotel dan fasilitas pariwisata lainnya. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan