Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
38 Ribu Dosis Vaksin Disiapkan, Antisipasi Flu Burung di Banyuwangi
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Sebanyak 38 ribu dosis vaksin disiapkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Banyuwangi untuk mengantisipasi penyebaran virus flu burung.
Kepala Bidang Keseahatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Banyuwangi Nanang Sugianto mengatakan, pihaknya rutin menyiapkan vaksinasi khusus flu burung setiap tahunnya, meski sejak 2013, virus flu burung tidak ditemukan lagi di Banyuwangi.
“Tahun ini muncul lagi, meski hingga saat ini tidak terdeteksi di Banyuwangi,” ujar Nanang, Senin (27/2/2023).
Kata Nanang, selain vaksin, pihaknya juga telah menyediakan disinfektan. Hal ini untuk mencegah munculnya virus flu burung sejak dini. Untuk diinfektan, Dinas Pertanian telah mendistribusian kepada para peternak unggas.
“Disinfektan ini sifatnya untuk pencegahan sejak dini. Sehingga kita harapkan dengan adanya pencegahan ini, tidak sampai terdeteksi virus yang satu ini di Banyuwangi, makanya, kita terus membagikan diinfektan ini kepada para peternak unggas. Ada sekitar 1.000 dosis disinfektan,” katanya.
Sedangkan untuk vaksin Flu burung, untuk pembagiannya akan diprioritaskan untuk peternak s kala kecil. Mengingat stok vaksin yang terbatas, sedangkan untuk populasi unggas di Banyuwangi yang mencapai ratusan ribu ekor lebih.
Nanang menambahkan, virus flu burung yang mempunyai nama lain H5N1 ini cukup berbahaya. Sebab penularannya selain antar unggas, juga bisa dari unggas ke manusia. Bahkan di beberapa negara kasus virus flu burung ini juga menyebabkan kematian.
‘Kita berdoa bersama semoga flu burung tidak sampai terdeteksi di Banyuwangi. Dan yang terpenting kebersihan kendang harus diperhatikan,” papar Nanang.
Sementara itu, untuk mencegah penularan dari unggas ke manusia, Dinas Keseahatan Banyuwangi, telah melakukan sosialisasi akan bahaya virus flu burung ini.
“Kita mulai sosialisasi dengan ancaman virus flu burung ini, termasuk telah menerbitkan surat edaran ke seluruh puskesmas di Banyuwangi, agar nantinya bisa disosialisasikan ke masyarakat,” tambah Amir Hidayat.
Selain sosialisasi, pihaknya juga telah menyiapkan obat khsusus virus flu burung. Dan saat ini obat tersebut telah tersedia jika dibutuhkan.
"Alhamdulillah sudah tersedia meski hingga saat ini tidak terdeteksi," tutur Amir. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4625 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2235 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan