Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Balita 4 Tahun di Buleleng Tewas Tenggelam di Bak Penampungan Air
BERITABALI.COM, BULELENG.
Musibah tragis menimpa seorang balita asal Banjar Dinas Widarbasari, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Bocah bernama Made Dede Swastika (4) meninggal dunia setelah tenggelam di bak penampungan air di area proyek glamping, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 13.00 Wita.
Kasi Humas Polres Buleleng, Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa bak penampungan air tersebut memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter dan berjarak kurang lebih 100 meter dari rumah korban.
Peristiwa ini bermula saat ayah korban yang baru pulang kerja mendapat kabar dari kakak korban bahwa Dede tidak berada di rumah. Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal.
"Ayahnya langsung menaruh curiga jika anaknya bermain di bak penampungan air tersebut, karena korban diketahui sering bermain disana," jelas Iptu Yohana.
Karena bak cukup dalam, sang ayah sempat berusaha menguras air sebelum akhirnya turun ke dalam untuk mencari korban. Dede kemudian ditemukan di sudut bak dalam kondisi tidak sadarkan diri.
“Korban sempat dievakuasi ke RSUD Buleleng, namun nyawanya tak dapat diselamatkan. Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal akibat tenggelam, karena ditemukan air yang keluar dari mulut dan hidung korban. Tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujar Iptu Yohana.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui sering bermain di sekitar lokasi proyek tersebut. Bahkan, ayah korban mengaku telah beberapa kali mengingatkan agar tidak bermain di area berbahaya tersebut.
Sebelum kejadian, seorang pekerja proyek juga sempat melihat korban bermain di lokasi sambil membawa pistol air mainan dan telah mengingatkan korban untuk pulang sekitar pukul 12.30 Wita.
"Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah, dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah korban kini telah disemayamkan di rumah duka," tandas Iptu Yohana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan