Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bupati Tamba Ajak Generasi Z Tanggapi Bullying dengan Konten Positif
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial saat ini memberikan dampak ganda, baik positif maupun negatif, terutama bagi para pelajar. Salah satu dampak negatif yang mengemuka adalah penggunaan media sosial sebagai alat untuk melakukan perundungan atau bulying.
Menanggapi hal ini, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, mengajak generasi Z untuk tidak terpengaruh oleh bullying yang marak terjadi di berbagai platform media sosial. Ajakan ini disampaikan dalam acara Sosialisasi bertema "Sahabat Tanpa Batas, Bersama Kita Cegah Bulying" yang digelar di Kebun Raya Jagatnatha, Rabu (4/9/2024), dan dihadiri oleh perwakilan pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Jembrana.
Bupati Tamba menyoroti maraknya bulying di media sosial yang sering kali dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab dengan menggunakan akun palsu untuk menyebarkan berita hoax yang bertujuan merundung seseorang. Ia menekankan pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial serta mendorong generasi Z untuk menjawab bulying dengan menciptakan konten-konten positif yang menampilkan prestasi dan kreativitas.
"Bulying itu harus dijawab dengan konten-konten yang produktif. Makin banyak bulying, kita harus semakin banyak membuat konten positif dan edukatif untuk mengimbanginya," tegas Tamba.
Bupati Tamba juga mengungkapkan dirinya kerap menjadi sasaran bulying di media sosial oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menggunakan akun palsu. Namun, ia menekankan pentingnya fokus pada kinerja dan membuktikan bahwa fakta di lapangan tidak seperti yang dituduhkan.
"Hari ini saya buktikan dengan kinerja. Kalau kita terus memikirkan bullying sampai tidak bekerja, maka akan merugikan diri sendiri. Yang penting kita buktikan faktanya, bahwa apa yang dibulying tidak sesuai kenyataan," ujar Tamba.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Jembrana, I Made Yasa, mengungkapkan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya bulying serta cara-cara efektif untuk mencegah dan menangani bulying.
"Kita tidak berharap di Jembrana ada kasus bulying, sehingga upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin agar suasana belajar para pelajar tetap kondusif," ucap Yasa.
Ia juga sejalan dengan ajakan Bupati Jembrana untuk menggunakan media sosial dengan bijak, serta memanfaatkannya untuk memperoleh dan menyebarkan informasi yang bermanfaat.
"Kami ingin anak-anak cerdas dalam bermain medsos. Kami yakin, smartphone menjadi barang terdekat mereka, jadi manfaatkan dengan baik," tutup Yasa.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan