Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cari Putri yang Hilang, Ayah Asal Tabanan Tewas di Banyuwangi
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Kisah menyedihkan dari seorang ayah yang berasal dari Tabanan, Bali I Wayan Juna Edi (49) meninggal dunia di jalanan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Ia datang ke Banyuwangi dengan maksud mencari putrinya.
Belum menemukan putrinya yang sudah hilang 4 bulan itu, ternyata ia meninggal di trotoar depan Mall Pelayanan Publik Banyuwangi, Selasa (27/9/2022).
Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin membenarkan adanya laporan kematian ini. Korban pertama kali diketahui meninggal dunia oleh istrinya sendiri, Ni Putu Rini Safitri (45).
"Korban ditemukan meninggal sekitar pukul 11.00 WIB. Korban berada di Banyuwangi tengah mencari anaknya yang hilang sejak 2 bulan lalu bernama Putri Ayu Valencia," kata Kusmin.
Cerita bermula kala korban bersama istrinya berangkat dari rumahnya di Tabanan pada Sabtu (24/9/2022) kemarin menuju Banyuwangi. Selama di Banyuwangi, lanjut Kusmin, pasutri itu tinggal dan beristirahat di area Taman Sritanjung.
"Korban selama itu sering mengeluh sakit pada dada kirinya," cetusnya.
Singkat cerita pada Selasa, 27 September 2022, korban bersama istrinya turun dari becak. Kemudian mereka keliling di sekitar Taman Blambangan.
Setelah dari Taman Blambangan pasutri ini menuju arah kantor Mall Pelayanan Publik Banyuwangi. Mereka pun istirahat di trotoar depan kawasan mall setempat.
"Saat duduk-duduk di depan trotoar, korban tiba-tiba mengeluhkan sesak nafas dan sakit pada dada sebelah kiri lalu meninggal dunia," beber Kusmin.
Warga sekitar sempat heboh atas peristiwa tersebut. Polsek Banyuwangi yang mendapat laporan langsung menuju TKP.
"Korban langsung dievakuasi ke RSUD Blambangan," tuturnya.
Kusmin mengatakan, saat hendak dilakukan Visum Et Repertum dan autopsi, istri korban menolak. Sehingga hanya dilakukan pemeriksaan luar.
"Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban. Pihak keluarga juga telah menerima kepergiannya dengan membuat surat pernyataan," katanya.
Saat itu juga, masih kata Kusmin, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dipulangkan ke rumah duka.
"Jenazah dibawa pulang pihak keluarga ke rumah duka di Kecamatan Kencong, Jember, dengan menggunakan ambulance," ujarnya menambahkan. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4621 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan