Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cari Suaka, Pria Myanmar Bakar Diri di Dalam Bank
Minggu, 20 November 2016,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Melbourne. Seorang pemuda membakar dirinya sendiri di dalam sebuah kantor cabang Commonwealth Bank di kawasan Springvale, pinggiran kota Melbourne, Australia, Jumat (18/11/2016).
Insiden yang menyebabkan ledakan cukup besar itu membuat dua orang cedera parah, termasuk sang pelaku, sementara belasan orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Seorang saksi mata bernama Ashley Atkin-Fone mengatakan bahwa dirinya berlari menolong setelah mendengar ledakan besar dan melihat asap hitam muncul dari bank.
"Seseorang keluar dari dalam bank dengan tubuh terbakar, berteriak... darah di mana-mana... Saya terkejut selama beberapa menit," ujar Atkin-Fone seperti dilansir ABC News.
"Saya kemudian berlari ke seberang jalan, masuk ke kantor provider Optus dan mengambil tabung pemadam, saya masuk ke dalam memadamkan api dengan beberapa orang lainnya dan kami pun berhasil memadamkan api," imbuhnya.
Sementara itu, kantor berita Associated Press melaporkan sebanyak 21 orang lain, mulai dari anak-anak hingga warga berusia 80 tahun dibawa ke rumah sakit karena kesulitan bernapas.
Sedangkan sang pelaku yang berusia 21 tahun itu dibawa ke rumah sakit karena terluka parah dalam penjagaan ketat aparat kepolisian.
Layanan ambulans mengatakan lima korban luka bakar lainnya, yakni empat laki-laki dan seorang perempuan dibawa ke rumah sakit yang sama.
Seorang petugas kepolisian setempat, Inspektur Jacqui Poida mengatakan penyelidik belum menentukan motif pelaku. Dia mengatakan terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa insiden ini bermotifkan ekstremisme.
"Pelaku memiliki semacam pemicu di tubuhnya di dalam sebuah kontainer. Dia masuk ke bank dan menyalakan pemicu yang menyebabkan kebakaran di bank," ujar Poida.
Mencari Suaka
Pelaku aksi bakar diri di sebuah bank di Australia pada Jumat (18/11/2016), diidentifikasi sebagai seorang pencari suaka asal Myanmar.
Mengutip BBC, pelaku yang merupakan seorang pria berusia 21 tahun itu mendarat di Australia dengan perahu tiga tahun yang lalu dan dilepaskan dari tahanan sambil menunggu keputusan pengadilan tentang kasusnya.
Dilaporkan ia sudah datang ke bank itu hari Rabu (16/11/2016) untuk menarik uang tunjangan sebagai pencari suaka, namun tunjangan itu belum masuk rekening banknya.
Dua hari kemudian, di bank itu pria yang dikenal teman-temannya sebagai Noor, membakar diri setelah menyiram dirinya sendiri dengan bensin.
Lima orang di sekitarnya menderita luka bakar dan 21 lainnya dirawat karena menghirup asap.
Pria itu dilaporkan berasal dari keluarga campuran Muslim. Meskipun ia setengah Rohingya, suku Muslim yang ditolak kewarganegaraan dan kebebasan bergeraknya oleh pemerintah Myanmar, dulunya ia dilaporkan tinggal di Myanmar selatan. Dia sempat ditahan di kamp di Pulau Natal di Samudera Hindia sebelum dipindahkan ke Melbourne.
Presiden Organisasi Rohingya Burma Australia, Habib Habib, mengatakan kepada harian Age: "Dia orang yang menderita dan teman-temannya mengatakan tunjangan kesejahteraannya tidak datang dan dia tidak bisa membayar sewa (tempat tinggal)."
Dia kembali ke bank setiap hari setelah dua hari sebelumnya mengetahui bahwa uang itu tak masuk rekeningnya.
Habib mengatakan: "Sistem ini membuat mereka semua gila. Mereka berada dalam ketidakpastian."
Pengacara para pengungsi dan pencari suaka, Pamela Curr mengatakan kepada koran Age bahwa orang itu juga diketahui menderita gangguan mental.[idc/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4625 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2235 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026