Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Dokter Hewan Tewas dengan 15 Luka Tikam di Desa Riang Gede Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Warga Banjar Darma Kelod, Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, Selasa (23/3) malam heboh kasus penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal. Korban inisial I Made KA meninggal (47) dengan 15 luka tikam saat perjalanan hendak dibawa ke RSUD Tabanan. Pelakunya IB ASA (39).
Informasi yang dihimpun, kasus pembunuhan ini diduga dipicu dendam lama antara pelaku dan korban yang merupakan dokter hewan masih merupakan warga satu banjar.
Dari hasil penelusuran, pelaku yang sebelumnya bekerja di bidang pariwisata ini rupanya residivis kasus pencurian dan judi di tahun 1999 dan 2009. Dirut RS Tabanan, dr. I Nyoman Suratmika membenarkan jika pada Selasa kemarin ada pasien dengan alamat Desa Riang Gede datang ke IGD pukul 18.45 WITA, dalam kondisi sudah meninggal dengan luka terbuka di bagian telinga, leher dan luka terbuka multiple di punggung.
“Usai dilakukan pemeriksaan luar, jenazah dibawa ke RS Sanglah untuk autopsi,”terangnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Sekar Yoga pada Rabu (24/3) membeberkan, setidaknya dari hasil pemeriksaan awal ada 15 bekas luka tusuk dan 2 luka goresan pada tubuh korban.
Dimana kronologisnya pelaku sempat menghujani tusukan mulai dari punggung korban terus naik ke atas hingga leher bagian kiri. Korban pun bahkan sempat memukul pelaku ke arah muka sebanyak dua kali namun tidak kena, selanjutnya berjalan ke arah selatan meminta pertolongan, sedangkan pelaku kembali ke rumahnya lanjut menyerahkan diri ke Polsek Penebel.
AKP Yoga mengatakan, kejadian ini dipicu lantaran pelaku tersulut emosi, dimana pelaku yang saat itu juga tengah duduk di atas sepeda motor, langsung spontanitas menghujani korban dengan beberapa kali tusukan dengan pisau lipat yang selama ini memang dijadikan gantungan kunci sepeda motor.
“Untuk motifnya masih kami dalami, dan menunggu hasil autopsi jenazah di RS Sanglah,” ujarnya. Kerabat korban, Ni Luh Putu Puspa Adi, (50) saat ditemui di rumah duka menyebutkan, pihak keluarga tidak mengetahui jelas persoalan antara korban dengan pelaku. Namun, pihak keluarga sudah menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk pengusutan tuntas kasus itu. “Kami sudah menyerahkan pada polisi, semoga bisa mendapatkan keadilan,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5355 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3445 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2264 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1059 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan