Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Gali Vila, Temukan Tengkorak Manusia
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Para penggali proyek Villa Tanjung Resident dikagetkan, penemuan tulang belulang manusia. Penemuan itu terjadi Selasa (9/9) di Jalan Tanjung Mertasari Sanur dan dilaporkan karyawan Vila, Cilia Dwi Susanti (36).
Informasi menyebutkan, Vila Tanjung Resident rencananya pagi itu sekitar pukul 09.00 Wita, akan menggali pondasi bangunan sedalam 3,5 meter. Namun ketika kedalaman mencapai 3,5 meter, buruh kaget menemukan serpihan tulang tengkorak.
Baca juga:
Babak Baru Perang Ukraina, Rusia Siapkan
Kejadian ini langsung dilaporkan ke mandor proyek. Penggalian tidak berhenti, saat menggali lebih dalam, kembali ditemukan betis, disusul kaki, iga dan rahang yang diduga tulang belulang manusia.
Sumber mengatakan, kasus ini telah dilaporkan Ciclia Dwi Susanti tinggal di Jalan Gunung Bromo Denpasar, ke Polsek Densel atas dasar laporan penemuan tulang tengkorak manusia. Hingga kini jajaran Polsek Densel masih mengusut identitas tulang belulang tersebut.
Baca juga:
Babak Baru Perang Ukraina, Rusia Siapkan
Kapolsek Densel AKP Gede Ganefo menerangkan, masih diselidiki apakah tulang yang ditemukan adalah tulang tengkorak manusia. Pasalnya dari olah TKP, tulang tersebut tidak tampak seperti tulang manusia, karena sudah bercampur dengan tanah.
“Kita masih menunggu hasil labfor untuk mengetahui apakah tulang itu tulang manusia atau bukan,†bebernya. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan