Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gempa M 4,9 Guncang Lombok Dirasakan di Karangasem hingga Denpasar
BERITABALI.COM, NTB.
Gempa mengguncang Pulau Lombok, Sabtu (18/2) pagi ini sekitar Pukul 08.05 WITA. Getaran gempa dirasakan warga yang tinggal di Kota Mataram dan sekitarnya. Gempa bahkan dirasakan sampai Sumbawa Barat.
"Di Sumbawa barat dirasakan," tulis Candra Gunawan, dalam grup whatsapp Media & BMKG NTB.
Warga yang tinggal di Lombok Utara juga rasakan getaran. "Gerung warga keluar rumah... Panik," kata Rahmat Juniadi, warga Gerung Lombok Barat.
“Tadi orang panik. Terasa sekali getarannya. Tapi sekarang sudah pada masuk rumah,” kata Jamali, warga Ampenan, Mataram.
"Saya kira diri saya pusing tadi kok terasa puyeng ya," ungkap Diah, warga Karang Pule Sekarbela, yang sedang beraktivitas di dapur.
Hampir semua wilayah merasakan guncangan, termasuk di Praya Lombok Tengah dan Gerung Lombok Barat. Warga yang panik sebagian sempat keluar rumah. Namun karena getaran relatif kecil, mereka beraktivitas kembali seperti biasa.
Berdasarkan informasi BMKG, gempa berkekuatan magnitudo 4,9, terjadi Pukul 08.03 WITA. Titik gempa terjadi di 8.15 LS, 115.89 BT pada jarak 37 kilometer Barat Laut Lombok Utara.
”Gempa pada kedalaman 10 Kilometer,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mataram, Ardianto Septhiadi.
Berdasarkan keterangan BMKG NTB, Sabtu, 18 Februari 2023 pukul 08.03.49 WITA, wilayah Lombok diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,9. Episenter terletak pada koordinat 8,15° LS; 115,89° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 37 km barat laut Lombok Utara, NTB pada kedalaman 10 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (Strike-Slip Fault).
Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Karangasem, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Utara III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Lombok Timur, Denpasar, Badung, Tabanan II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini Tidak Berpotensi Tsunami.
Hingga hari Sabtu, 18 Februari 2023 pukul 08.14 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4624 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2234 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan