Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gianyar Catat 23 Kasus Kekerasan Anak
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Gianyar memperkuat pencegahan kekerasan terhadap anak melalui pelatihan manajemen kasus dan penanganan kekerasan pada anak.
Kegiatan tersebut digelar selama dua hari di Hotel Gianyar, Jalan Manik, Rabu (23/9/2026), dengan menyasar orang tua murid SMP serta Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMP se-Kabupaten Gianyar.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yakni PS Kanit 2 Subdit IV Ditreskrimum Polda Bali I Ketut Edi Susila dan psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Bali Nena Mawar Sari.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Gianyar, Ni Ketut Widiastuti, mengatakan kekerasan terhadap anak masih menjadi ancaman yang tidak selalu terlihat maupun dilaporkan.
"Kekerasan itu seperti gunung es. Yang terlihat mungkin hanya sebagian, sementara masih ada kasus yang tidak terlihat atau tidak dilaporkan. Kita tidak mungkin berharap kasus menjadi nol, tetapi bagaimana kita bisa mencegah dan menekan kasus sekecil mungkin," ujar Widiastuti di sela-sela kegiatan.
Berdasarkan data DP3AP2KB Gianyar sepanjang 2025, tercatat 30 kasus kekerasan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 kasus di antaranya menimpa anak-anak.
Data tersebut menjadi perhatian DP3AP2KB Gianyar untuk memperkuat jejaring pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak di tingkat lingkungan masyarakat maupun sekolah.
Widiastuti menegaskan, orang tua dan guru BK memiliki peran penting dalam mengenali perubahan perilaku maupun tanda-tanda trauma yang dialami anak.
"Pencegahan bisa kita minimalisir melalui pemahaman, pola asuh yang baik, dan langkah-langkah preventif. Orang tua dan guru juga menjadi penghubung penting dalam memberikan informasi apabila menemukan atau mengetahui adanya indikasi kekerasan," jelasnya.
Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai alur manajemen kasus, aspek legalitas penanganan hukum dari kepolisian, hingga pendampingan psikologis bagi anak.
DP3AP2KB Gianyar melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) juga memastikan pendampingan bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan