Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gubernur Koster Tinjau Perkembangan Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Desa Gunaksa
beritabali.com/ist/Gubernur Koster Tinjau Perkembangan Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Desa Gunaksa
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Gubernur Bali, Wayan Koster meluangkan waktu liburnya untuk meninjau perkembangan Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali yang diawali dengan pengerjaan Normalisasi Tukad Unda di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan tepat pada Hari Banyupinaruh, Minggu, Redite Paing Sinta (31/1) siang.
Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bali, Nusakti Yasa Weda, dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Gede Wayan Samsi Gunarta, Gubernur Wayan Koster dalam kunjungan tersebut melihat langsung pengerjaan Normalisasi Tukad Unda dengan menggunakan alat berat ekscavator.
Usai melihat kegiatan normalisasi di lahan Eks Galian C tersebut, mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini dalam kesempatannya juga mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Maryadi Utama, ST., M.Si dan pelaksana Pekerjaan Pengendalian/Normalisasi Tukad Unda.
Ada pesan yang ditekankan Gubernur Bali asal Desa Sembiran ini dalam Rakor tersebut, yaitu meminta Balai Wilayah Sungai Bali Penida untuk memastikan Pengerjaan Pengendalian Banjir 'Normalisasi' Tukad Unda yang sudah dilaksanakan dari tahun 2020 bisa selesai tepat waktu sampai tahun 2022.
Mengingat tujuan Pengerjaan Pengendalian Banjir ini untuk melakukan perlindungan wilayah sepanjang Daerah Aliran Sungai Tukad Unda dan akan mampu menurunkan risiko bencana di wilayah Kabupaten Klungkung.
Dengan menggunakan pakaian adat Bali, orang nomor satu di Pemprov Bali ini juga meminta pihak pelaksana pekerjaan yaitu PT. Nindya Karya, agar mulai mengintegrasikan Pekerjaan Normalisasi Tukad Unda dengan Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali melalui Kegiatan Pematangan Lahan.
"Saya harap Kegiatan Pematangan Lahan untuk Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali mulai sekarang sudah bisa diintegrasikan," ujarnya kembali seraya mengatakan kerjakan kegiatan ini dengan cepat, cermat, dan aman, karena ini menjadi bagian dari rencana besar Kawasan Pusat Kebudayaan Bali.
Sebelumnya Gubernur Bali yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini mengatakan bahwa pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali akan disokong dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar RP2,5 Triliun. Sedangkan anggaran untuk normalisasi Tukad Unda, bersumber dari APBN Kementerian PUPR sebesar Rp270 Miliar.
Akan dilanjutkan dengan pembangunan kawasan penunjang berupa waduk/embung muara yang perencanaannya selesai disusun tahun 2021, sehingga mulai dilaksanakan tahun 2022, dan selesai tahun 2023.
Dengan demikian aliran air Tukad Unda akan terarah sesuai alur sungai yang telah dirancang sehingga tidak akan membahayakan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali.
Kawasan Pusat Kebudayaan Bali akan dilengkapi dengan kawasan penunjang, kawasan pendukung, dan kawasan penyangga dengan total luas lahan 320 hektar. Ini merupakan kawasan yang paling lengkap dalam mengimplementasikan filosofi dan visi pembangunan Bali, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru sesuai dengan prinsip Tri Sakti Bung Karno, Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan