Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gubernur NTB Belajar Konsep Manyamabraya di Puri Agung Klungkung
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr H Zulkieflimansyah bersama istri, Niken Saptarini mengadakan kunjungan ke Puri Agung Denbecingah Klungkung, Bali, Sabtu (19/12).
Bertemu dan masimakrama (silahturahmi) dengan Ketua Majelis Utama Desa Pakraman Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, yang juga Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia.
Kunjungan Gubernur Zul ini karena tertarik untuk belajar konsep 'Manyamabraya' dan mereplikasi kondisi kerukunan antar umat beragama.
"Mengharmoniskan, mendinamiskan, dalam pelibatan semua unsur yang ada sehingga kerukunan tetap terjaga dengan baik. Terlebih FKUB Bali memiliki banyak pengalaman terkait semangat ini," ujar Gubernur Zul.

Menanggapi harapan dari kunjungan orang nomor satu di NTB ini, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet yang juga pendiri Yayasan Waturenggong ini mengawalinya dengan pemaparan histori keberadaan Puri Agung Denbecingah Klungkung.
Yang merupakan bagian dari pewaris Kerajaan Puri Agung Dalem Gelgel Klungkung Bali. Yang secara historis menjadi tonggak perwujudan kerukunan umat beragama di Bali.
Tentang resep kerukunan beragama di Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet menjelaskan, bahwa dari sisi keanggotaan, FKUB di Bali sedikit berbeda dengan FKUB yang ada di provinsi lainnya.
Jika FKUB di provinsi lainnya beranggotakan dari semua majelis agama yang ada. Maka di Bali, keanggotaan FKUB terdiri dari semua Majelis Agama yang ada, ditambah Majelis Adat Desa Pakraman (MADP).
Di Bali kata Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, terdapat lebih dari 1.963 Lembaga Desa Adat Pakraman. Yang menaungi dan membina unsur-unsur desa yang ada. Antara lain Pecalang, pemuda, pelestarian, dan pengembangan budaya dan kearifan lokal dan unsur lainnya. Yang selalu dilibatkan untuk ikut mensukseskan event-event international di Bali.
"Jadi FKUB memiliki peran penting dalam mewujudkan kesuksesan pembangunan dan keharmonisan masyarakat. Tanpa melihat religi atau latar belakang agamanya," jelas Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, pada simakrama yang dihadiri perwakilan MUI, PHDI, Majelis Umat Kristen, Budha, Konghucu, dan MADP Provinsi Bali.
Lanjut, konsep kearifan lokal yang dijadikan landasan, kata Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet adalah konsep 'Manyamabraya'. Yakni memandang semua umat agama atau masyarakat sebagai saudara atau keluarga. Yang harus dihargai, dilindungi dan dilibatkan dalam pembangunan dan sosial kemasyarakatan, tanpa melihat latar belakang agamanya.
Turut dalam rombongan mendampingi Gubernur NTB masimakrama di Puri Agung Denbecingah Klungkung, Kadis Kominfotik NTB I Gede Putu Aryadi, Kepala BPBD NTB Gusti Bagus Sugiartha, dan beberapa kepala OPD NTB lainnya.
Usai Simakrama dengan FKUB Bali, malam harinya Gubernur Zul dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Gubernur Bali, Wayan Koster di rumah dinas Gedung Jaya Sabha di Denpasar.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan