Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ilmuwan Temukan Planet Bumi Super Baru GJ 536 b
Rabu, 7 Desember 2016,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com - Madrid. Peneliti dari Instituto de Astrofisica de Canarias (IAC) dan University of La Laguna (ULL), keduanya di Spanyol, baru-baru ini menemukan planet tipe bumi super, GJ 536 b tak jauh dari Bumi yang massanya sekitar 5,4 kali massa Bumi.
Planet luar tata surya yang mengorbit bintang GJ 536 ini tidak berada di zona layak huni, tetapi periode orbit pendek yang hanya 8,7 hari, menjadikan planet ini kandidat penelitian menarik untuk diteliti komposisi atmosfernya.
BACA JUGA:
Selama penelitian, ilmuwan juga menemukan siklus aktivitas magnetik yang mirip dengan Matahari, tetapi dalam periode yang lebih singkat, hanya tiga tahun.
"Sejauh ini, satu-satunya planet di sekitar bintang tersebut hanya GJ 536 b, tetapi kami terus mengawasi bintang untuk menemukan planet lainnya," ujar Alejandro Suarez Mascareno, penulis utama studi seperti dilansir National Geographic.
Ia menjelaskan bahwa planet-planet bebatuan biasanya ditemukan berkelompok, terutama di sekitar bintang sejenis GJ 536.
"Kami sangat yakin akan menemukan planet bumi super lain pada orbit jauh bintang, dengan periode dari 100 hari hingga beberpa tahun. Kami menyiapkan program pengawasan untuk peristiwa transit planet luar tata surya baru ini, untuk menentukan diameter dan kepadatannya," ujar Mascareno.
BACA JUGA:
Planet ini mengorbit bintang yang lebih kecil dan lebih dingin dari Matahari, tetapi lokasinya cukup dekat dan terang. Planet ini juga dapat diamati dari belahan utara dan selatan, sehingga sangat menarik untuk mendeteksi kemungkinan adanya planet berbatu lain di zona habitasi bintang.
Planet GJ 536 b terdeteksi berkat upaya gabungan antara IAC dan Geneva Observatory, dengan menggunakan spektograf High Accuracy Radial velocity Planet Seeker (HARPS) pada teleskop ESO di La Silla, Cili dan HARPS North pada Telescopio Nacional Galileo (TNG) di Roque de los Muchachos Observatory, Garafia, La Palma. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026