Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Implementasi Konsep dan Nilai Pancasila Menyimpang
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana Adji Prakoso menilai implementasi dari nilai-nilai Pancasila telah menyimpang. Padahal nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa telah berhasil menjadi pemersatu bangsa.
Adji Prakoso ketika di temui di sela-sela Kongres Pancasila II di Denpasar (31/5) mengungkapkan bukti-bukti penyimpangan implementasi nilai-nilai Pancasila cukup banyak bisa ditemui.
Salah satu contohnya adalah penerapan dalam aturan hukum dengan munculnya aturan hukum yang hanya didasarkan pada satu agama semata.
Aturan hukum terutama yang mengatasnamakan nilai agama tententu atau kesukuan tertetu yang bertentangan dengan asas atau nilai nilai yang ada dalam Pancasila.
Misalnya Perda Syariat baik Islam atau Kristen atau agama lain yang sengaja di paksakan jelas AdjiPrakosa.
Menurut Adji Prakoso, tidak dapat dipungkiri lemahnya pemahaman terhadap Pancasila juga tidak lepas dari penerapan Pancasila sebagai asas tunggal oleh Orde Baru yang menyebabkan generasi muda memandang Pancasila dengan sebelah mata.
Selain itu arus globalisasi telah melahirkan semangat individualisme,sehingga sudah sepantasnnya dilakukan revitalisasi terhadap nilai-nilai Pancasila.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5349 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3442 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2256 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1045 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan