Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ini Penyebab Banyak Wanita di Banyuwangi Berstatus Janda
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Tercatat di Banyuwangi terdapat 4.000 wanita yang menyandang status janda pada akhir 2022. Apa sebenarnya penyebab banyaknya wanita menjadi janda terutama pasangan yang masih muda di wilayah yang dijuluki The Sunrise of Java ini?
Banyuwangi yang memiliki tempat wisata di antaranya paling terkenal Kawah Ijen dan budaya mistisnya ternyata mencatat tingginya angka perceraian sehingga banyak wanita jadi janda.
Data Pengadilan Agama Banyuwangi pada 2022 mencatat ada 1.397 kasus suami gugat cerai istri, sedangkan istri gugat cerai suami sebanyak 4.160.
Dari semua pengajuan perceraian, PA Banyuwangi telah memutus 4.983 kasus sah bercerai. Dengan begitu, terdapat 4.983 janda dan duda baru di Banyuwangi selama periode ini, dan sisanya masih dalam proses sidang.
Kendati begitu, kasus perceraian di Banyuwangi cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya. Pada 2021 silam, jumlah pasangan yang mengajukan cerai sebanyak 5.601 dalam periode yang sama.
Adapun penyebab perceraian di Banyuwangi didominasi faktor ekonomi. Tercatat total sekitar 60 persen dari kasus perceraian yang ada disebabkan oleh faktor finansial tersebut.
Selain itu, ada pula faktor teknologi yang juga turut menjadi perusak hubungan antara suami dan istri. Yakni, aktivitas sosial media (medsos), yang akhir-akhir ini menjadi tren faktor perceraian.
Sedari lebih dari 1 dekade lalu, tepatnya 2010, rupanya media sosial menyumbang cukup besar alasan pasangan untuk bercerai. Salah satunya adalah pemicu hadirnya pihak ketiga dan aktivitas negatif yang mendorong pasangan untuk bercerai. Tercatat dalam PA Banyuwangi 20 hingga 30 persen kasus cerai disebabkan oleh media sosial.
Tak hanya dua faktor itu, tren baru dalam faktor perceraian yang tengah banyak dialami pasangan suami istri yakni banyaknya pasangan muda di bawah 30 tahun yang memutuskan untuk bercerai, dengan beragam alasan. Tak sedikit dari mereka yang merasa ketidakcocokan dan faktor mental. Itulah mengakibatkan di Banyuwangi banyak ditemui janda. (sumber: okezone.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan