Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kunjungan Wisatawan di Hari Imlek Bisa Anjlok
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Terganggunya jadwal penerbangan ke Bali terutama dari Jakarta akibat banjir, bisa berpengaruh buruk bagi dunia pariwisata di Bali. Kunjungan wisatawan khususnya pada momen hari Imlek, yang jatuh pada Rabu (7/2) terancam anjlok.Setidaknya prediksi itu dilontarkan Ketua Asita Bali, Al Purwa saat dimintai komentarnya terkait terjadinya banyak penundaan penerbangan dari Jakarta dan juga sebaliknya.
“Saya yakin, dampak dari terganggunya penerbangan terutama dari Jakarta ke Bali akan sangat mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan terutama domestik ke Bali,” ujar Al Purwa saat dihubungi Minggu (3/2).
Menurut Purwa, mereka (wisatawan domestik, red) akan malas dan cenderung membatalkan acara liburannya ke Bali pada Hari Imlek karena jadwal keberangkatan pesawat yang tidak pasti. Akibatnya, banyak pengelola hotel, restoran dan BPW akan rugi besar.
Purwa pun bercerita pengalaman dari Jakarta Sabtu (2/2). Hari itu sesuai jadwal penerbangan berangkat pukul 20.00 WIB ke Denpasar, akhirnya molor pukul 01 WIB dinihari dan baru tiba di Denpasar pukul 04.00 wita. Purwa pun menyebutkan bagaimana kroditnya suasana bandara Soekarno-Hatta yang penuh antrean manusia.
“Kerugian hotel, restoran dan BPW pasti besar, cuma saya belum bisa memastikan berapa besar kerugiannya,” ujar Purwa yang pernah menjadi konsul Belanda di Bali.
Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kata Purwa, setiap tibanya hari Imlek, hunian kamar hotel-hotel di Bali selalu panen tamu. Biasanya, kedatangan wisatawan dalam negeri sudah mulai berdatangan sejak H-4 hari Imlek, sampai puncaknya pada hari H.
Berbeda dengan wisatawan Eropa yang penerbangannya langsung ke Bali tanpa transit ke Jakarta. Mereka tidak ada kendala dalam perjalanannya sampai di bandara Ngurah Rai. Pengelola biro perjalanan wisata yang menangani wisatawan Eropa tetap bisa bernapas lega.
“Untuk sementara, tamu-tamu yang kami handle belum ada masalah sampai di Bali, karena penerbangan mereka langsung ke Denpasar tanpa harus transit ke Jakarta,” ujar Managing Director Bali Tour & Travel, Ida Bagus Nada, saat dihubungi Beritabali.com Minggu (3/2). (sss)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan