Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Lauk Tanpa Daging, Istri Dikepruk
Melaya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lantaran menu makan siangnya tidak sesuai selera, I Wayan Tor (39), petani warga Dusun Pendem, Manistutu, Melaya harus meringkuk di sel tahanan Polsek Melaya lantaran memukul istrinya, Ni Ketut Dantri (36). Dantri dikepruk dengan kayu hingga tangan kirinya patah.
Kapolsek Melaya AKP I Nengah Mandi.S. Sos, seizin Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana, Sabtu (31/1) mengatakan sejatinya Dantri telah cukup lama mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) namun ibu 2 anak masih cukup sabar menghadapi ulah suaminya itu. Namun kesabaran Dantri akhirnya habis setelah tangannya patah dipukul kayu.
"Korban mengaku sering dianiaya oleh suaminya namun baru melapor karena sudah tidak tahan lagi dengan prilaku suaminya itu,"ujarnya. Menurut Mandi, siksaan terakhir yang menyebabkan tangannya patah berawal ketika Tor ingin makan siang namun ketika masuk ke dapur Tor hanya mendapati nasi dan sayur saja. Lalu Tor meminta kepada istrinya agar disediakan lauk daging. Sayangnya permintaan Tor dotilak istrinya dan membuat Tor naik darah. "Korban tidak bisa memenuhi permintaan suaminya karena korban tidak punya uang untuk membeli daging," ungkapnya.
Rupanya Tor sudah gelap mata sehingga alasan istrinya tersebut dibalasnya dengan menghantamkan kayu bakar ke tubuh istrinya. Pukulan keras Tor yang emosi tersebut ditepis Dantri dengan tangan kiri. Sialnya, saking kerasnya pukulan kayu itu, tangan kiri Dantri patah. Meski tahu istrinya mengerang kesakitan, Tor dengan tega meninggalkannya begitu saja.
"Setelah dianiaya suaminya itulah korban melapor dan kita tindaklajuti dengan membekuk Tor. Kami juga dan mengambil visum korban yang ternyata salah satu tulang tangan kirinya patah,"jelasnya. Atas perbuatnya itu, kata Mandi Tor diancam dengan pasal 44 ayat 2 UU nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT. "Saat ini tersangka masih dalam proses penyidikan atas kasus KDRT," pungkasnya. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan