Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Momen Sejumlah Napi Lapas Bangli Menangis Sujud ke Orang Tua
BERITABALI.COM, BANGLI.
Isak tangis menggema di aula Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli. Pemandangan itu terjadi saat para napi yang menjalani rehab di kota sejuk ini diberi kesempatan untuk memohon maaf kepada orang tua dengan bersujud.
Tidak hanya itu, bagi mereka yang sudah berkeluarga juga diberi kesempatan untuk meminta maaf kepada istri dan anaknya. Program dialakan Lapas Narkotika Bangli dalam kegiatan Family Support Group (FSG).
Kegiatan FSG merupakan bagian dalam pelaksanaan program rehabilitasi dimana keluarga hadir langsung untuk terlibat memberikan dukungan sekaligus melihat bagaimana capaian keberhasilan perubahan sikap dan mental peserta setelah mengikuti program Rehabilitasi Pemasyarakatan.
Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Bangli, Marulye Simbolon mengatakan melalui kegiatan ini sangat berharap dapat menjadi media dalam penghubungkan kembali hubungan sosial peserta kepada keluarganya yang sempat terputus akibat terlibat dalam perkara Narkotika.
“Kita mengerti bahwa selama ini para warga binaan seringkali diasingkan, untuk itu melalui kegiatan ini diharapkan dapat berubah setelah pelaksanaan program Rehabilitasi. Kami berikan kesempatan kepada keluarga melihat bagaimana perubahan sikap dan perilaku dari warga binaan. Tentu dengan harapan mereka bisa tumbuh rasa kepercayaan antara warga binaan dengan keluarganya,” ucap Kalapas.
Lebih lanjut dirinya berharap kesempatan ini digunakan dengan baik untuk kembali merajut tali silaturahmi antar keluarga. Sementara itu, Program Manajer, Komang Suryana menyebut FSG ini diikuti oleh 20 orang warga binaan dimana masing-masing akan diberikan kesempatan untuk dikunjungi oleh maksimal 3 orang keluarganya.
“Hari ini 20 ada peserta, selanjutnya akan kami berikan kesempatan bergilir untuk peserta lainnya. Semoga kegiatan ini bisa terus berkelanjutan,” jelas Suryana dan memastikan bahwa untuk kunjungan terdata sekitar 45 orang hadir pada kegiatan FSG kali ini.
Secara terpisah, Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Pramella Y Pasaribu menekankan dengan kegiatan rehabilitas ini sangat dibutuhka adanya kerjasama dari peran keluarga untuk dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan dalam mempercepat perubahan sikap dan mental.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5894 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4623 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2591 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2233 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2208 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan