Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Nelayan Pengambengan Enggan Melaut
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Karena cuaca di tengah laut tak menentu, nelayan Pengambengan memilih untuk tidak melaut. Mereka memilih untuk memperbaiki perahu atau jaring mereka. Pantauan di Pengambengan, aktivitas di pelabuhan ikan tersebut tampak lengang. Beberepa perahu-perahu besar tampak bersandar di dermaga pelabuhan.
Selain karena cuaca buruk, keengganan nelayan untuk melaut
juga dikarenakan hasil tangkapan yang diperoleh berkurang pada beberapa minggu terakhir. Husein (40), salah satu ABK perahu Putra Barokah saat ditemui di Pelabuhan Pengambengan, Kamis (8/1) mengatakan belakangan ini memang cuaca tidak bersahabat apalagi di tengah lautan sehingga saat ini dirinya memilih tidak melaut.
"Kami sengaja tidak melaut karena tangkapannya juga berkurang. Kalau biasanya dapat 30 ton, sekarang paling dapatnya 15-20 ton. Kami masih menunggu bulan besar atau musim panen ikan," terangnya. Menurut Husein, cuaca buruk yang terjadi belakangan ini sering membuat mereka pulang melaut dengan tidak membawa hasil atau malah rugi biaya operasional bahan bakar.
"Sekarang kelihatan cerah tapi nanti di tengah laut cuaca bisa berubah jadi tiba-tiba buruk. Kita terpaksa pulang tanpa hasil," tandasnya. Sementara itu, Kepala Pos Polisi Air Pelabuhan Pengambengan, Bripka I Nengah Gelgel Kamis (8/1) mengatakan, sejak 3 hari yang lalu suasana Pelabuhan Pengambengan lebih lengang dari biasanya Menurutnya, hal ini kemungkinan disebabkan karena cuaca buruk dan memang waktu mereka untuk memperbaiki perahu.
"Kita himbau pada tokoh-tokoh nelayan agar menyampaikan kepada nelayan lainnya untuk berhati-hati kalau melaut, karena cuaca yang tidak menentu" terangnya. (dey)
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan