Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pagar Lapangan Tembak Ambrol Digerus Air Hujan
Dauh Waru
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hujan deras yang melanda Jembrana beberapa hari belakangan ini kembali makan korban. Setelah pohon peneduh di lintasan Denpasar-Gilimanuk sepanjang hutan Bali Barat bertumbangan, kali ini pagar lapangan tembak yang berada di sebelah timur GOR Krisna Jvara , Dauh Waru, Jembrana terpaksa menyerah. Pagar yang terletak di pinggi sungai Tukadaya tersebut ambrol sepanjang 25 meter.
Dari informasi warga di sekitar lokasi kejadian terungkap kalau ambrolnya pagar tersebut lantaran tidak kuat menahan gerusan air yang mengalir cukup deras dari arah barat atau dari GOR tersebut. "Air yang mengalir begitu besar, kemungkinan pagar tersebut tidak kuat menahannya sehingga ambrol," ujar seorang warga setempat, Rabu (4/2). Sementara pantauan di lokasi, Rabu (4/2), pagar lapangan tembak yang dibuat sebagai tempat pertandingan olah raga menembak saat PORDA 2005 ambrol sepanjang 25 meter. Reruntuhan pagar setinggi 2 meter yang terbuat dari batako tersebut masuk kedalam sungai Tukadaya.
Kadis Pekerjaan Umum dan Lingkungan Hidup Jembrana, I Ketut Suwijana saat dikonfirmasi, Rabu (4/2) mengatakan ambrolnya pagar tersebut karena adanya gerusan air sungai pada bagian bawah tembok pagar tersebut yang terbuat dari batu bronjong. "Akibat adanya banjir bandang pada sungai itu, akhirnya batu bronjong tersebut ikut hanyut sehingga pagar tersebut ambrol, " ujarnya.
Suwijana menambahkan pihaknya sedang mengadakan survey terhadap bangunan-bangunan yang ambrol akibat gerusan banjir seperti saluran irigasi, bendungan termasuk juga pagar lapangan tembak tersebut. "Saat ini kita sedang melakukan survey kepada bangunan-bangunan yang mengalami kerusakan akibat gerusan banjir untuk mengetahui tingkat kerusakannya. Setelah itu baru kita lakukan perbaikan," imbuhnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan