Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Pastika : Saya Tinggal Roh
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi protes para sopir taxi di Depan kantor Gubernur Bali pada 7 Juni lalu yang disertai dengan aksi Ngaben Gubernur mendapat reaksi dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
Gubernur mengaku sedih dengan kemerosotan moral yang ditunjukkan oleh para sopir taxi. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali saat melakukan dialog dengan para Pemangku Pura Khayangan Jagat se-Bali di Renon (14/6).
Menurut Pastika mengaku menangis mendengar makian para sopir taxi yang disertai alunan angkung dan kidung saat itu. saya tidak marah tapi sedih, ini sudah termasuk penodaan agama tegas Made Mangku Pastika.
Pastika berharap upacara sacral tidak dijadikan main-mainan. mereka tahu tidak bahwa sanggah cucuk yang mereka bakar dan penjor juga merupakan simbul keagungan, ujar Pastika.
Pastika mengakui tidak pantas lagi menjadi Gubernur Bali. Gubernur yang ada kan sudah diaben. Berarti saya ini sekarang tinggal roh. Atau malah saya sudah di dwijati, ujar Mantan Kapolda Bali ini.
Pastika menambahkan jika ditempuh jalur hukum 9 orang yang menjadi aktor di balik ngaben gubernur tersebut sebenarnya dapat dijerat dengan 3 sangkaan.
Pertama penghinaan, kemudian pencemaran nama baik dan penodaan agama. Jika dicari ke-9 orang ini pasti dapat. Mengejar Amrozy saja saya bisa, tegas Gubernur Bali.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5367 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3446 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2269 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1062 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan