Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemburu Koin di Pelabuhan Gilimanuk Panen Rejeki
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Padatnya arus penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, saat liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi belasan tukang selam pemburu koin yang mangkal di pelabuhan Gilimanuk. Mereka mengaku penghasilannya meningkat dari hari-hari biasanya.
Pantuan di lapangan, Minggu (4/1), tukang selam koin yang rata- rata berumur belasan tahun sejak pagi sudah mangkal di 3 dermaga kapal penumpang. Mereka rela berendam berlama-lama di laut sambil berterik- teriak agar penumpang kapal berbaik hati melempar uang receh pecahan 100, 500 dan 1000. Untuk mendapat hasil maksimal, mereka rela mempertontonkan aksi berbahaya dengan melompat dari atas kapal sambil jungkir balik demi untuk memikat penumpang kapal agar bersedia melemparkan uang receh kepadanya.
Begitu uang receh itu dilempar oleh penumpang kapal, tukang selam koin ini langsung berebutan menyelam tanpa alat bantu pernafasan. Begitu uag receh tersebut berhasil ditangkap, mereka menunjukkannya kepada penumpang kapal lalu menyimpannya di mulut mereka."Saat penumpang ramai seperti ini, penghasilan kami lumayan bertambah," ujar Ahmad, salah sorang penyelam koin.
Menurutnya, dalam sehari masing-masing tukang selam koin ini bisa mendapatkan uang antara Rp. 15 ribu hingga Rp. 20 ribu. "Kalau hari-hari biasa paling-paling lima ribu sampai sepuluh ribu saja," ujarnya. (dey)
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan