Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Porda Dipertimbangkan Dihapus
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah daerah Bali mempertimbangkan untuk menghapus pelaksanaan pekan olah raga daerah (Porda). Rencana ini disampaikan Wakil Gubernur Bali Anak Agung Puspayoga usai Peringatan Hari Olah Raga Nasional di Lapangan Puputan Renon Denpasar (9/9).
Pertimbangan penghapusan didasarkan pada upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan dana. Pertimbangan ini didasarkan pada upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan dana. Apalagi selama ini seleksi atlet-atlet berprestasi untuk masing-masing cabang olah raga dinilai cukup dilakukan melalui Kejuaraan Daerah (Kejurda).
Puspayoga menyampaikan jika nantinya Porda disetujui untuk dihapus maka dana pelaksanaan Porda dapat digunakan untuk pembinaan dan kesejahteraan atlet. Belum lagi dana Porda untuk masing-masing kabupaten/kota mencapai Rp. 2,5 miliar .
Puspayoga bahkan mengusulkan untuk pelaksanaan Kejurda untuk masing-masing cabang olah raga diserahkan kepada kabupaten/ kota sesuai dengan potensi masing-masing daerah.
“Jadi dana yang 24 M yang biasanya untuk 24 cabang menjadi 3 cabang, misalnya Denpasar 3, Badung 3. Jadi Porda tidak diperlukan lagi kan sudah ada kejurda†ujar Anak Agung Puspayoga.
Puspayoga berharap Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Bali mampu merespon usulan tersebut. Sebab dengan penghapusan Porda maka KONI akan dapat memanfaatkan dana yang ada untuk mencari pelatih profesional dan meningkatkan kesejahteraan atlet. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan