Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Progres 45 Persen, Turyapada Tower Siap Jadi Wisata di Atas Awan di Bali
bbn/dok Humas Pemprov Bali/Progres 45 Persen, Turyapada Tower Siap Jadi Wisata di Atas Awan di Bali.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gubernur Bali, Wayan Koster, meninjau langsung progres pembangunan tahap kedua Turyapada Tower pada Minggu (5/4).
Dalam kunjungan tersebut, Koster melihat sejumlah titik pekerjaan, mulai dari kawasan komunal, lintasan dan terminal gondola, hingga area pendukung seperti glamping, ruang pameran, dan museum telekomunikasi.
Perhatian khusus diberikan pada penataan lanskap, termasuk jalur menuju area parkir serta konektivitas antara terminal dan ruang tunggu gondola. Koster menegaskan pentingnya konsistensi penggunaan material berkualitas tinggi dalam seluruh elemen pembangunan, termasuk pemanfaatan spesies bunga dan tumbuhan lokal untuk memperkuat karakter kawasan.
“Harus konsisten dengan bahan berkualitas. Kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” ujarnya.
Saat ini, progres pembangunan tahap kedua telah mencapai 45 persen. Koster menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi rampung pada akhir November 2026, dilanjutkan dengan tahap perapian dan persiapan peresmian pada Desember.
Ia menekankan bahwa proyek ini tidak boleh mengalami penurunan spesifikasi teknis, mengingat Turyapada Tower disiapkan sebagai ikon baru Bali.
“Saya minta tepat waktu, tapi tidak boleh menurunkan mutu. Ini bukan bangunan biasa, melainkan ikon. Penataannya tidak bisa standar,” kata Koster.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya, yang berharap masyarakat Buleleng sebagai tuan rumah dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan kawasan ini. Ia juga mengusulkan adanya hari tertentu dengan akses gratis bagi warga lokal secara bergiliran.
Sejumlah pejabat daerah turut mendampingi, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Kominfos Bali, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali.
Sebagai proyek strategis di Bali utara, Turyapada Tower dirancang sebagai menara multifungsi yang memadukan teknologi komunikasi dengan sektor pariwisata modern. Selain berfungsi sebagai pemancar siaran TV digital, internet, dan radio komunitas, kawasan ini juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif.
Konsep “wisata di atas awan” menjadi daya tarik utama yang ditawarkan. Pengunjung nantinya dapat menikmati panorama dari ketinggian melalui berbagai fasilitas unggulan seperti planetarium, skywalk, jembatan kaca, hingga restoran putar di badan menara.
Selain itu, tersedia restoran statis, museum keunggulan kebudayaan Bali, serta laboratorium pendidikan sebagai sarana pembelajaran interaktif.
Di area luar, pengunjung akan disuguhi kebun bunga, kebun buah, taman bermain anak, serta wahana outbound seperti flying fox. Untuk mendukung aksesibilitas, disiapkan area parkir seluas sekitar satu hektare dan gondola sepanjang 1,4 kilometer yang menghubungkan area parkir dengan menara utama.
Kawasan ini juga dilengkapi pusat UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, serta gedung konvensi yang menyasar pasar wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), memperkuat posisi Bali utara sebagai destinasi baru berkelas dunia.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2610 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2266 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan