Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ritual Tumpek Kandang untuk Keselamatan Binatang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Umat hindu Bali, hari ini (15/09) menggelar ritual khusus untuk keselamatan binatang yang disebut ritual Tumpek Kandang. Pada ritual ini, semua binatang diupacarai mulai yang jinak seperti burung hingga binatang buas seperti macan atau singa.
Ritual Tumpek Kandang diantaranya digelar di Kebun Binatang Bali (Bali Zoo) Gianyar. Ritual ini dimulai di pura setempat, dimana pemangku pura melakukan penyucian sesajen dan kemudian mendoakannya dengan mantram suci.
Prosesi selanjutnya adalah mendatangi seluruh kandang yang ada di kebun binatang. Satu persatu binatang di kebun binatang ini kemudian diupacarai mulai macan, orang utan, singa, dan aneka jenis binatang buas lainnya.Ritual Tumpek Landep ini juga digunakan untuk mendoakan buaya muara dan ular phyton yang baru lahir di kebun binatang ini, agar bisa hidup dengan sehat dan selamat di tempat ini.
Selain mendoakan berbagai jenis binatang buas dan reptile, seluruh unggas di tempat ini juga diupacarai, seperti burung rangkong, kasuari, hingga burung kakatua."Upacara tumpek kandang digelar umat Hindu Bali setiap enam bulan sekali, sebagai bentuk penghormatan terhadap Dewa Rare Angon, dewa pelindung binatang atau satwa.
Melalui ritual ini semua binatang dimohonkan keselamatannya agar bisa lestari dan bebas dari segala jenis penyakit, " jelas Pemangku Anak Agung Surya, pemimpin upacara.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4624 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2234 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan