Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Suami-Istri Ditemukan Tewas Telanjang Bulat
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga di Jalan Gatot Subroto Barat Denpasar, dini hari (31/8) tadi dihebohkan dengan penemuan mayat sepasang suami istri. Mayat suami istri ini diduga merupakan korban pembunuhan karena di tubuh mereka ditemukan luka bacok.
Dua mayat ini ditemukan petugas kepolisian dan karyawan toko sekitar pukul 02.30 Wita di jalan Gatot Subroto Barat, tepatnya di Toko Asesoris Anugerah. Mayat suami istri ini diketahui bernama Rudianto (50) dan Yeni (45).
Mayat suami istri ini ditemukan di dalam kamar tidur dengan kondisi tubuh telanjang bulat. Mayat Yeni ditemukan tergeletak di atas tempat tidur dengan luka bacok di bagian perut, sementara mayat suaminya Rudianto ditemukan di lantai dengan luka di perut serta kepala berlumuran darah.
Penemuan mayat ini berawal dari kecurigaan karyawan toko, karena sehari sebelumnya pasangan suami istri ini tampak beraktivitas seperti biasanya.
“Toko juga tutup, makanya kami curiga dan melaporkan hal ini pada petugas kepolisian,†kata salah seorang karyawan yang tidak mau menyebut namanya.
Pasca penemuan kedua mayat suami istri ini, petugas dari Poltabes Denpasar dan Polsek Denpasar Barat tampak melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian. Menurut rencana, siang ini pihak kepolisian kembali akan melakukan olah TKP. (bob)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan