Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Sukaja Minta Pemilu Ulang
Beritabali.com, Marga
BERITABALI.COM, TABANAN.
Calon bupati I Wayan Sukaja, Rabu (5/5) membeberkan sejumlah kecurangan dalam pelaksanaan pilkada Tabanan 4 Mei yang baru saja berlangsung .
Dikatakannya berbagai kecurangan tersebut telah diindentifikasi tim Sukarno yang akan dijadikan bukti untuk penggugatan hasil pilkada. Kecurangan tersebut kata Sukaja membuat kubunya mengalami kerugian.
Bansos yang dikelurkan tidak sesuai aturan, money politic, mencoblos surat suara oleh satu orang adalah sekian banyak kecurangan yang dilakukan kandidat nomor satu, beber Sukaja.
Ditambahkanya, kecurangan lainya yang dilakukan adalah di satu TPS ada yang dinyatakan menang seratus persen padahal saksi dari paket Sukarno ada di TPS tersebut.
Semua ini bentuk kecurangan yang terintegrasi, jelasnya lagi. Sukaja juga mengatakan tim nya susah mendapatkan data- data baik dari KPU maupun PPS yang ada di tingkat desa. Masak kita mencari data jumlah suara di tingkat PPS yakni di Desa tidak boleh dan sengaja ditutup, tambahnya lagi.
Bukan itu saja ketika timnya mencari data di Kantor KPUD juga mendapatkan perlakuan yang sama. KPU Sangat besar indikasinya bermain dalam hal ini, duga Sukaja. Selain itu kecurangan di tingkat PPK yakni di Selemadeg Timur dan Kerambitan.
Akses kami untuk medapatkan data di PPK juga ditutup, ada apa ini, kata Sukaja dengan nada bertanya. Yang paling disayangkan ketika saksi Sukarno tidak mendapatkan formulir C1 seperti yang terjadi di Baturiti, dan hampir di semua kecamatan.
Atas semua kecurangan itu dirinya akan melakukan gugatan sesuai dengan jalurnya masing-masing. �Kami ingin pemilu ulang, tuntutnya. Terkait jumlah suara sementara sesuai dengan penghitungan cepat yang ada di KPUD, Sukaja meyakini jumlah tersebut bukanlah jumlah final dan dirinya meyakini kalau perolehan Sukarno akan terus meningkat.
Sementara itu suasana di rumah I Wayan Sukaja masih tetap ramai. Tim Sukarno mulai melakukan rekapan suara secara manual mulai dari TPS TPS .
Para saksi yang disebar di seluruh TPS sudah tampak berkumpul dan menyerahkan data kepada tim yang ditugaskan untuk merekap jumlah suara.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan