Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tempe Langka, Harga Naik 25%
Dalung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Melonjaknya harga kacang kedelai dalam beberapa hari terakhir, berimbas pada langkanya produk tempe maupun tahu di pasaran. Kalaupun ada, harganya ikut melonjak yang kenaikannya berkisar 25%.
Dari pantauan Beritabali.com di pasar Tradisional Desa Adat Dalung yang berlokasi di Perumahan Bumi Dalung Permai pagi tadi, produk tempe malah langka. Bahkan, pada pukul 06.30 wita sudah tidak ada lagi ditemukan di pedagang eceran.
“Wah, saya jadi bingung nih. Baru kali ini merasa sulitnya mendapatkan tempe,” gerutu Komang Ayu, seorang ibu rumah tangga yang saat itu niat sekali membeli tempe. Karena tak ada pilihan lain, akhirnya dia beli daging ayam.
Sementara pada sore tadi, produk tempe mentah muncul di salah satu sudut Perumahan Dalung Permai. Namun, harganya sudah naik sampai 25% dibanding hari-hari sebelumnya. Untuk satu potong yang sebelumnya dijual Rp 1.000, naik menjadi Rp 1.250. Sedangkan ukuran yang lebih besar, dari harga Rp 1.500 naik menjadi Rp 1.750 per potong.
“Kalau yang ini (menunjuk ukuran lebih kecil) Rp 2.500 untuk dua potong,” ujar Ani, si penjual tempe dan tahu. Kenaikan harga itu terpaksa dilakukan karena harga kedelai yang dia beli juga melonjak.“Harga kedelai sekarang mahal Rp 8.750/kg, padahal sebelumnya Rp 7.500/kg," pungkas Ani. (sss)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5899 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4627 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan